Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pasar Global Menguat Setelah Risiko Shutdown AS Mereda, Emas Catat Rekor Baru

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (1y ago) macro-economics (1y ago)
14 Mar 2025
162 dibaca
1 menit
Pasar Global Menguat Setelah Risiko Shutdown AS Mereda, Emas Catat Rekor Baru

Rangkuman 15 Detik

Pasar saham global menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah ancaman shutdown pemerintah AS mereda.
Permintaan untuk emas meningkat, mencerminkan ketidakpastian di pasar keuangan.
Kebijakan perdagangan dan keputusan pemerintah AS memiliki dampak signifikan terhadap sentimen investor.
Saham global naik karena ancaman penutupan pemerintah AS semakin mereda, memberikan sedikit kepastian bagi para investor. Harga emas mencapai rekor baru di atas Rp 50.10 ribu ($3.000) per ons karena permintaan sebagai aset aman. Indeks S&P 500 naik 0,8% setelah RUU pendanaan sementara diperkirakan akan disetujui di Kongres. Meskipun ada kekhawatiran tentang kebijakan perdagangan Presiden Trump yang dapat mempengaruhi ekonomi dunia, beberapa analis percaya bahwa penurunan harga saham baru-baru ini mungkin akan segera berakhir. Di Eropa, indeks Stoxx 600 juga naik 0,8%, didorong oleh harapan bahwa Jerman akan menyetujui paket belanja besar. Namun, kekhawatiran tentang kemungkinan penurunan peringkat kredit Prancis membuat imbal hasil obligasi meningkat. Secara keseluruhan, pasar menunjukkan tanda-tanda pemulihan meskipun ada ketidakpastian yang terus berlanjut.

Analisis Ahli

Peter Kinsella
Emas dalam tren bull jangka panjang didorong oleh ketidakpastian kebijakan AS dan permintaan dari bank sentral, diperkirakan harga mencapai $3.300 per ons tahun ini.
Michael Hartnett
Meskipun terjadi penurunan 10%, pasar saham belum memasuki fase bear market yang dalam, dan penurunan lebih lanjut bisa memicu perubahan kebijakan moneter dan perdagangan.