Kelompok Hak Sipil Tantang Perintah Rahasia Inggris pada Apple Soal Enkripsi iCloud
Teknologi
Keamanan Siber
14 Mar 2025
178 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Perintah rahasia pemerintah Inggris kepada Apple untuk membuat backdoor pada enkripsi iCloud menimbulkan kontroversi.
Dua kelompok hak sipil, Liberty dan Privacy International, menentang perintah tersebut karena dianggap merugikan privasi.
Tantangan hukum terhadap TCN menunjukkan ketegangan antara keamanan nasional dan perlindungan privasi individu.
Dua kelompok hak sipil di Inggris, Liberty dan Privacy International, telah menantang perintah rahasia pemerintah yang meminta Apple untuk membuat "backdoor" pada layanan penyimpanan iCloud yang terenkripsi. Mereka menganggap perintah tersebut "tidak dapat diterima dan tidak proporsional," serta memperingatkan bahwa dampaknya bisa dirasakan secara global, termasuk bagi pengguna di luar Inggris. Kelompok ini, bersama dengan dua individu, telah meminta bantuan firma hukum untuk menggugat keputusan Menteri Dalam Negeri Yvette Cooper yang mengeluarkan perintah tersebut.
Apple sendiri juga telah mengajukan tantangan hukum terhadap perintah itu, dan kasusnya akan didengar oleh tribunal yang mengawasi keluhan terhadap badan intelijen Inggris. Kelompok hak sipil ini ingin agar keluhan mereka digabungkan dengan kasus Apple dan meminta agar sidang dilakukan secara terbuka, bukan tertutup. Mereka percaya bahwa perintah ini bisa mengancam enkripsi yang penting untuk melindungi privasi dan kebebasan berekspresi.
Analisis Ahli
Gus Hosein
Perintah ini bisa menjadi ancaman serius bagi kebebasan berekspresi dan privasi digital di seluruh dunia jika tidak dikendalikan dengan baik.

