Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Legislator AS Desak Sidang Terbuka Soal Pemaksaan Backdoor Data Apple di Inggris

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
14 Mar 2025
135 dibaca
1 menit
Legislator AS Desak Sidang Terbuka Soal Pemaksaan Backdoor Data Apple di Inggris

AI summary

Pemerintah Inggris diduga meminta Apple untuk menciptakan 'backdoor' dalam sistem keamanannya.
Anggota parlemen AS menekankan pentingnya transparansi dalam proses hukum terkait permintaan pemerintah.
Organisasi hak asasi manusia juga terlibat dalam menantang perintah pemerintah Inggris untuk melindungi privasi individu.
Sekelompok anggota parlemen bipartisan AS, termasuk Senator Ron Wyden, meminta kepala pengadilan pengawasan Inggris untuk mengadakan sidang terbuka terkait tantangan yang dihadapi Apple terhadap permintaan hukum rahasia dari pemerintah Inggris. Mereka menilai penting bagi publik untuk mengetahui isi sidang tersebut, karena perintah yang diduga ada itu menghalangi Apple dari berbicara tentang hak-hak yang dilindungi oleh hukum AS dan mengganggu pengawasan kongres.Menurut laporan, pemerintah Inggris telah meminta Apple untuk membuat "backdoor" yang memungkinkan pihak berwenang Inggris mengakses data pelanggan Apple di seluruh dunia. Apple menolak permintaan tersebut dan bahkan menarik fitur enkripsi data dari pelanggan di Inggris. Beberapa kelompok hak sipil juga mendukung permintaan untuk mengadakan sidang terbuka mengenai masalah ini, agar masyarakat dapat mengetahui lebih banyak tentang situasi yang terjadi.

Experts Analysis

Bruce Schneier
Kasus ini mencerminkan dilema antara keamanan nasional dan privasi individu, dan sidang terbuka bisa mendorong standar transparansi yang sangat dibutuhkan.
Jennifer Granick
Perintah backdoor seperti ini berbahaya karena melemahkan keamanan teknis perangkat, dan sidang publik akan membantu memperjelas konsekuensi hukum dan etisnya.
Editorial Note
Langkah Apple menunjukkan keberanian melawan tekanan pemerintah yang berpotensi melanggar hak asasi digital dan kebebasan berbicara. Jika tribun menyetujui sidang terbuka, hal ini bisa menjadi momen penting untuk memastikan transparansi dan keseimbangan kekuasaan di era pengawasan digital.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.