Legislator AS Desak Sidang Terbuka Soal Pemaksaan Backdoor Data Apple di Inggris
Teknologi
Keamanan Siber
14 Mar 2025
293 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Pemerintah Inggris diduga meminta Apple untuk menciptakan 'backdoor' dalam sistem keamanannya.
Anggota parlemen AS menekankan pentingnya transparansi dalam proses hukum terkait permintaan pemerintah.
Organisasi hak asasi manusia juga terlibat dalam menantang perintah pemerintah Inggris untuk melindungi privasi individu.
Sekelompok anggota parlemen bipartisan AS, termasuk Senator Ron Wyden, meminta kepala pengadilan pengawasan Inggris untuk mengadakan sidang terbuka terkait tantangan yang dihadapi Apple terhadap permintaan hukum rahasia dari pemerintah Inggris. Mereka menilai penting bagi publik untuk mengetahui isi sidang tersebut, karena perintah yang diduga ada itu menghalangi Apple dari berbicara tentang hak-hak yang dilindungi oleh hukum AS dan mengganggu pengawasan kongres.
Menurut laporan, pemerintah Inggris telah meminta Apple untuk membuat "backdoor" yang memungkinkan pihak berwenang Inggris mengakses data pelanggan Apple di seluruh dunia. Apple menolak permintaan tersebut dan bahkan menarik fitur enkripsi data dari pelanggan di Inggris. Beberapa kelompok hak sipil juga mendukung permintaan untuk mengadakan sidang terbuka mengenai masalah ini, agar masyarakat dapat mengetahui lebih banyak tentang situasi yang terjadi.
Analisis Ahli
Bruce Schneier
Kasus ini mencerminkan dilema antara keamanan nasional dan privasi individu, dan sidang terbuka bisa mendorong standar transparansi yang sangat dibutuhkan.Jennifer Granick
Perintah backdoor seperti ini berbahaya karena melemahkan keamanan teknis perangkat, dan sidang publik akan membantu memperjelas konsekuensi hukum dan etisnya.

