Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Dukung Proyek Great Green Wall Afrika Lawan Perluasan Gurun Sahara

Sains
Iklim dan Lingkungan
SCMP SCMP
13 Mar 2025
185 dibaca
1 menit
China Dukung Proyek Great Green Wall Afrika Lawan Perluasan Gurun Sahara

Rangkuman 15 Detik

China berperan penting dalam mendukung Inisiatif Tembok Hijau Besar di Afrika.
Proyek ini bertujuan untuk memulihkan lahan yang terdegradasi dan mengatasi masalah lingkungan yang serius.
Desertifikasi di Sahel memiliki dampak besar terhadap masyarakat dan stabilitas regional.
Sekitar dua dekade yang lalu, negara-negara Afrika meluncurkan rencana ambisius untuk membuat "Tembok Hijau Besar" sepanjang 7.700 km guna menghentikan pergerakan Gurun Sahara ke selatan. Namun, proyek ini mengalami banyak kendala seperti kekurangan dana, ketidakstabilan politik, dan kurangnya solusi yang dapat diterapkan. Kini, China dengan kemampuan teknik ekologi yang maju, telah terlibat dalam proyek ini dengan memberikan teknologi, dana, dan strategi yang membantu mengatasi masalah penggurunan di Afrika. Di seminar di Beijing, Lei Jiaqiang, seorang ahli penggurunan, menjelaskan bagaimana China berperan dalam inisiatif ini. Tembok Hijau Besar bertujuan untuk memulihkan 100 juta hektar lahan yang terdegradasi, menyerap 250 juta ton karbon, dan menciptakan 10 juta pekerjaan hingga tahun 2030. Namun, pada tahun 2020, hanya sekitar 4 persen dari target yang tercapai. Proyek ini sangat penting karena daerah Sahel di Afrika telah mengalami banyak masalah akibat perubahan iklim, seperti kekeringan dan penggundulan hutan, yang menyebabkan banyak orang kehilangan tempat tinggal dan terjebak dalam kemiskinan.

Analisis Ahli

Lei Jiaqiang
Teknologi dan pendanaan China membuka peluang baru bagi percepatan proyek Great Green Wall yang mengalami hambatan lama.