Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Data Inflasi Melambat, Pasar Saham Bangkit di Tengah Kekhawatiran Perang Dagang

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (1y ago) macro-economics (1y ago)
13 Mar 2025
48 dibaca
1 menit
Data Inflasi Melambat, Pasar Saham Bangkit di Tengah Kekhawatiran Perang Dagang

Rangkuman 15 Detik

Inflasi yang lebih rendah memberikan kelegaan sementara bagi pasar saham.
Kebijakan tarif dapat mempengaruhi harga barang dan daya beli konsumen.
Investor tetap waspada terhadap ketidakpastian ekonomi dan kebijakan Federal Reserve.
Inflasi yang lebih rendah dari yang diperkirakan di bulan Februari membuat pasar saham naik setelah dua hari mengalami kerugian besar. Meskipun ada lonjakan awal di pasar obligasi, imbal hasil obligasi justru naik karena kekhawatiran tentang perang dagang yang semakin meningkat. Indeks S&P 500 naik 0,9%, didorong oleh saham-saham teknologi besar yang sebelumnya mengalami penurunan. Meskipun data inflasi menunjukkan penurunan, banyak analis khawatir bahwa tarif baru yang diterapkan oleh Presiden Trump dapat menyebabkan harga barang naik, yang bisa mempengaruhi daya beli konsumen. Beberapa analis percaya bahwa meskipun ada berita baik tentang inflasi, Federal Reserve (bank sentral AS) tidak akan segera menurunkan suku bunga. Mereka ingin melihat lebih banyak data positif sebelum mengambil keputusan. Pasar juga menantikan pertemuan Federal Reserve minggu depan untuk mendengar pandangan mereka tentang ekonomi dan pasar tenaga kerja. Sementara itu, harga minyak dan emas mengalami kenaikan, dan nilai tukar beberapa mata uang juga berfluktuasi.

Analisis Ahli

Mark Hackett
Kondisi sangat oversold dan pesimisme yang mendalam menunjukkan kemungkinan rally pemulihan pasar.
Ellen Zentner
Fed tidak akan segera menurunkan suku bunga tanpa bukti konsisten dari inflasi yang ramah dan stabilitas ekonomi.
Jeff Schulze
Fed perlu memastikan ekspektasi inflasi tetap terkendali sebelum memutuskan langkah pelonggaran kebijakan.
David Russell
Pemotongan suku bunga Fed pada Juni masih memungkinkan karena inflasi yang menurun dan tarif belum sepenuhnya berdampak ke harga konsumen.
Bret Kenwell
Kekhawatiran utama investor kini beralih ke pasar tenaga kerja dan kondisi ekonomi yang lebih luas daripada inflasi semata.