Dana Lindung Nilai Percepat Penjualan Saham, Pasar AS Tertekan Akibat Tarif dan Minyak
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
12 Mar 2025
280 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Hedge funds sedang mengurangi eksposur saham mereka untuk meminimalkan kerugian.
Kebijakan tarif Donald Trump telah menciptakan ketidakpastian di pasar dan memicu penjualan besar-besaran.
Proses de-risking yang berkepanjangan dapat memperlambat pemulihan pasar saham.
Pada tanggal 11 Maret, hedge fund global mempercepat pengurangan posisi saham mereka di tengah penurunan pasar saham AS. Menurut Goldman Sachs, manajer portofolio berusaha mengurangi risiko dengan menjual saham secara bertahap untuk menghindari penurunan harga yang lebih besar. Penjualan besar-besaran ini merupakan yang terbesar dalam empat tahun terakhir, terutama di sektor industri, dan diperkirakan akan terus berlanjut.
Penurunan ini terjadi karena kekhawatiran akan resesi akibat tarif impor yang diterapkan oleh Presiden AS, Donald Trump. Hal ini telah menyebabkan investor panik dan mengakibatkan kerugian sekitar Rp 66.80 quadriliun ($4 triliun) dari puncak indeks S&P 500 bulan lalu. Meskipun demikian, beberapa hedge fund yang menerapkan strategi pengurangan risiko berhasil mencatatkan keuntungan pada hari berikutnya.
Analisis Ahli
Vincent Lin
Kami masih berada di tengah-tengah episode de-risking ini dan sulit untuk menentukan berapa lama proses ini akan berlangsung.
