Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

BlackRock Catat Rekor Aset Saat Pasar Tercemaskan Meski Risiko Sistemik Minim

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (11mo ago) investment-and-capital-markets (11mo ago)
11 Apr 2025
268 dibaca
1 menit
BlackRock Catat Rekor Aset Saat Pasar Tercemaskan Meski Risiko Sistemik Minim

Rangkuman 15 Detik

BlackRock mencatatkan aset tertinggi yang dikelola meskipun ada ketidakpastian pasar.
Larry Fink menekankan pentingnya memahami ketidakpastian ekonomi dalam percakapan dengan klien.
Volatilitas pasar dapat berdampak pada tabungan pensiun masyarakat biasa.
BlackRock, perusahaan manajer aset terbesar di dunia, melaporkan bahwa aset yang mereka kelola mencapai rekor tertinggi sebesar Rp 193.39 quadriliun ($11,58 triliun) pada kuartal pertama tahun ini. Meskipun ada kekhawatiran di pasar dan penurunan nilai saham di AS, CEO BlackRock, Larry Fink, mengatakan bahwa mereka tidak melihat adanya risiko sistemik yang dapat membahayakan stabilitas keuangan. Dia mencatat bahwa banyak klien yang merasa cemas tentang masa depan pasar dan ekonomi, tetapi BlackRock tetap berkomitmen untuk membantu klien mereka. Fink juga menyebutkan bahwa ada pertanyaan dari klien mengenai kemungkinan mengalihkan investasi ke Eropa, mengingat volatilitas tinggi di pasar AS. Meskipun BlackRock mengalami penurunan pendapatan bersih menjadi Rp 25.22 triliun ($1,51 miliar) , mereka masih mencatatkan aliran masuk dana jangka panjang yang signifikan, terutama dari produk obligasi. Meskipun saham BlackRock mengalami penurunan, mereka tetap optimis tentang keberhasilan pasar di masa depan.

Analisis Ahli

Kyle Sanders
Keragaman produk BlackRock mengurangi volatilitas pendapatan selama siklus pasar, yang membantu perusahaan bertahan dan terus menarik dana investasi dalam kondisi pasar yang sulit.