TLDR
Perdagangan global dan aliran talenta internasional sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi. AI dapat meningkatkan produktivitas programmer, tetapi tidak akan menggantikan pekerjaan mereka. Komputasi kuantum dipandang sebagai teknologi yang lebih menjanjikan untuk penemuan ilmiah dibandingkan dengan AI saat ini. CEO IBM, Arvind Krishna, percaya bahwa perdagangan global masih penting meskipun ada serangan terhadap globalisme dari pemerintahan Trump. Dia mengatakan bahwa perdagangan global dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal. Krishna juga menekankan pentingnya menarik bakat dari luar negeri ke AS, meskipun ada pembatasan visa yang diusulkan. Menurutnya, membawa orang-orang berbakat dari seluruh dunia akan membantu mengembangkan bakat lokal dan menjadikan AS sebagai pusat talenta internasional.Selain itu, Krishna berbicara tentang kecerdasan buatan (AI), yang dia anggap sebagai alat yang dapat meningkatkan produktivitas programmer, bukan menggantikan pekerjaan mereka. Dia tidak setuju dengan prediksi bahwa 90% kode akan ditulis oleh AI dalam waktu dekat, dan memperkirakan angkanya lebih dekat ke 20-30%. Krishna juga berpendapat bahwa meskipun AI dapat membantu dalam banyak hal, kemajuan besar dalam pengetahuan ilmiah akan lebih mungkin dicapai melalui komputasi kuantum, teknologi yang sedang banyak diinvestasikan oleh IBM.