Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Arvind Krishna: Pemerintah Harus Tingkatkan Dana Riset AI, Bukan Pangkas

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
07 Mei 2025
1254 dibaca
2 menit
Arvind Krishna: Pemerintah Harus Tingkatkan Dana Riset AI, Bukan Pangkas

TLDR

Peningkatan pendanaan R&D federal sangat penting untuk kemajuan teknologi AI.
Pemotongan anggaran federal dapat berdampak negatif pada inovasi dan dominasi global AS dalam teknologi.
IBM dan perusahaan teknologi lainnya sangat tergantung pada pendanaan dan kontrak pemerintah untuk proyek penelitian.
CEO IBM, Arvind Krishna, dengan tegas mendukung peningkatan dana riset dan pengembangan (R&D) federal untuk kecerdasan buatan (AI) dan teknologi terkait, berlawanan dengan dugaan pengurangan dana oleh pemerintahan Trump. Dia menegaskan bahwa pendanaan yang kuat dari pemerintah sangat penting untuk memastikan kemajuan teknologi dan posisi Amerika Serikat di dunia.Pemerintahan Trump telah mengusulkan pemotongan besar pada anggaran lembaga riset utama seperti National Science Foundation (NSF) dan National Institute of Standards and Technology (NIST), yang bertanggung jawab atas mendanai proyek AI dan banyak teknologi penting lainnya. Beberapa staf juga sudah kehilangan pekerjaan akibat pengurangan dana ini.Salah satu program penting, CHIPS Act, yang bertujuan mendorong produksi chip domestik di AS, juga menghadapi ancaman penghentian dan pemangkasan staf. Hal ini menarik perhatian berbagai kelompok industri teknologi yang khawatir bahwa pengurangan dana ini akan menurunkan posisi Amerika dalam perlombaan teknologi global.Data dari Komite Ekonomi Gabungan AS menunjukkan bahwa penelitian yang dibiayai pemerintah memberikan pengembalian investasi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan dana modal ventura. Arvind Krishna menambahkan bahwa saat ini pendanaan R&D federal sebagai persentase dari produk domestik bruto (PDB) sudah menurun ke posisi rendah historis.IBM sendiri merasakan dampak nyata dari pemotongan anggaran ini dengan pembatalan sejumlah kontrak federal senilai 100 juta dolar. Meskipun pendanaan ini hanya sebagian kecil dari bisnis IBM, Krishna optimis bahwa dalam waktu satu tahun, dana R&D federal untuk AI dan teknologi penting lainnya dapat meningkat kembali atau setidaknya stabil.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.