Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Posisi Opsi Besar JPMorgan Picu Volatilitas S&P 500 Menjelang Kadaluarsa

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (1y ago) investment-and-capital-markets (1y ago)
11 Mar 2025
81 dibaca
1 menit
Posisi Opsi Besar JPMorgan Picu Volatilitas S&P 500 Menjelang Kadaluarsa

Rangkuman 15 Detik

Posisi opsi besar dapat mempengaruhi volatilitas pasar dan memberikan titik acuan penting bagi investor.
Triple-witching dapat meningkatkan volatilitas dan mempengaruhi strategi hedging di pasar.
Level 5,500 pada S&P 500 menjadi titik kritis yang dapat menentukan arah pergerakan pasar menjelang akhir bulan.
Sebuah posisi opsi besar yang akan berakhir di akhir bulan ini menarik perhatian para pelaku pasar di Wall Street. JPMorgan Hedged Equity Fund memiliki posisi panjang dalam opsi put S&P 500 di level 5.565, yang berfungsi untuk melindungi dari penurunan indeks. Posisi ini juga mencakup opsi put di 4.700 dan opsi call di 6.165, yang dapat meningkatkan volatilitas pasar. Namun, posisi ini diharapkan dapat mencegah penurunan yang lebih dalam. Sejarah menunjukkan bahwa S&P 500 hanya sekali menutup di bawah level ini, yaitu pada awal 2020 saat pandemi Covid-19. Saat mendekati akhir bulan, ada kekhawatiran tentang "triple-witching," yaitu berakhirnya opsi saham, futures indeks, dan opsi indeks secara bersamaan, yang dapat meningkatkan volatilitas. Para analis percaya bahwa level 5.500 sangat penting karena sedikit posisi put di bawah level tersebut, sehingga tekanan penurunan mulai berkurang. Jika indeks mendekati level ini, bisa ada transaksi besar yang mempengaruhi pasar, dan ini membuat banyak orang memperhatikan pergerakan S&P 500 menjelang akhir bulan.

Analisis Ahli

Brent Kochuba
Level 5,500 pada S&P 500 adalah titik penting yang berfungsi sebagai 'pinning point' untuk melindungi pasar dari penurunan lebih jauh saat opsi kedaluwarsa.
Benn Eifert
Konzentrasi posisi besar di sekitar strike price bisa memaksa pembelian atau penjualan saham hingga senilai $10 miliar dalam beberapa hari mendatang, meningkatkan volatilitas pasar.