AI summary
Penurunan harga alumina memberikan keuntungan signifikan bagi smelter aluminium di China. Tarif yang diterapkan oleh AS dapat mempengaruhi pasar aluminium global. Permintaan aluminium tetap kuat, terutama di sektor energi bersih dan otomotif. Pabrik peleburan aluminium di China, yang merupakan produsen terbesar di dunia, diperkirakan akan mengalami peningkatan keuntungan yang tajam tahun ini karena harga bahan baku utama mereka, alumina, turun drastis. Setelah harga alumina hampir dua kali lipat pada tahun 2024, kini harganya diperkirakan akan jatuh di bawah 3.000 yuan per ton. Hal ini membuat pabrik-pabrik di China, seperti Aluminum Corp. of China Ltd. dan China Hongqiao Group, kembali mendapatkan keuntungan setelah sebelumnya mengalami kerugian.Permintaan aluminium tetap kuat, terutama untuk sektor energi bersih dan otomotif, sementara pasokan aluminium dibatasi oleh kuota kapasitas di China. Meskipun ada ancaman tarif dari AS yang dapat mempengaruhi perdagangan internasional, prospek domestik untuk pabrik aluminium di China terlihat lebih cerah. Selain itu, China juga baru-baru ini memberlakukan tarif pada produk rapeseed dari Kanada, yang menambah ketidakpastian dalam aliran perdagangan global.
Penurunan harga alumina memberikan peluang besar bagi produsen aluminium China untuk meningkatkan profit yang sempat tertekan oleh biaya bahan baku tinggi dan kebijakan tarif. Namun, tetap perlu waspada terhadap ketegangan perdagangan yang bisa mengubah dinamika pasar secara cepat dan memengaruhi keuntungan jangka panjang.