Delta Air Lines Turunkan Proyeksi Pendapatan karena Konsumen Mulai Ragu
Bisnis
Ekonomi Makro
11 Mar 2025
135 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Delta Air Lines mengurangi proyeksi pendapatan dan laba akibat penurunan kepercayaan konsumen.
Sentimen konsumen yang melemah berhubungan dengan ketidakpastian kebijakan yang dipicu oleh Donald Trump.
Saham Delta mengalami penurunan signifikan setelah pengumuman proyeksi yang lebih rendah.
Delta Air Lines (DAL) mengurangi proyeksi pendapatannya untuk kuartal ini karena penurunan kepercayaan konsumen dan perusahaan, serta permintaan domestik yang melemah. Mereka memperkirakan pertumbuhan pendapatan hanya 3%-4% untuk kuartal pertama, turun dari 7%-9% yang sebelumnya diperkirakan. Selain itu, laba per saham diperkirakan berada di kisaran Rp 501.00 ribu ($0,30) -Rp 835.00 ribu ($0,50) , lebih rendah dari Rp 1.17 juta ($0,70) -Rp 1.67 juta ($1,00) sebelumnya. Setelah pengumuman ini, saham Delta turun hingga 13% dalam perdagangan setelah jam kerja.
Delta juga mencatat bahwa meskipun ada penurunan permintaan domestik, pendapatan dari segmen premium, internasional, dan loyalitas tetap sesuai harapan. Penurunan kepercayaan konsumen ini terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi, termasuk dampak kebijakan Presiden Donald Trump. Data menunjukkan bahwa pengeluaran konsumen dan penjualan ritel mengalami penurunan, yang membuat investor khawatir tentang kinerja perusahaan di AS.
Analisis Ahli
Stuart Kaiser
Keterkaitan yang jelas antara ketidakpastian kebijakan dan kepercayaan konsumen menjadi perhatian utama dalam menjaga stabilitas pasar saham AS.