Dolar Melemah Akibat Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Pasar Kerja AS
Bisnis
Ekonomi Makro
10 Mar 2025
78 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Dolar AS mengalami penurunan signifikan akibat ketidakpastian ekonomi dan kebijakan tarif.
Investor mencari perlindungan di mata uang safe haven seperti yen dan franc Swiss.
Data pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda perlambatan yang dapat mempengaruhi kebijakan moneter Federal Reserve.
Dolar AS mengalami penurunan pada hari Senin setelah mengalami kerugian besar minggu lalu akibat kekhawatiran tentang melemahnya pasar tenaga kerja di AS. Investor menjadi lebih berhati-hati dan beralih ke mata uang yang lebih aman seperti yen Jepang dan franc Swiss, yang keduanya mencapai level tertinggi dalam beberapa bulan. Dolar juga tertekan oleh ketegangan perdagangan global setelah Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif pada mitra dagang utama, yang membuat investor khawatir tentang dampaknya terhadap ekonomi AS.
Data terbaru menunjukkan bahwa pertumbuhan pekerjaan di AS meningkat, tetapi ada tanda-tanda bahwa pasar tenaga kerja mulai melemah. Beberapa analis memperkirakan bahwa Federal Reserve mungkin akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat karena perlambatan pengeluaran konsumen dan penurunan harga saham. Sementara itu, mata uang lain seperti euro dan pound sterling mengalami penguatan terhadap dolar.
Analisis Ahli
Tony Sycamore
Komentar Presiden Trump memperburuk sentimen pasar dan memperkuat tekanan pada aset berisiko.Citi strategists
Data tenaga kerja menunjukkan pasar tenaga kerja mulai melemah, yang dapat memicu penurunan suku bunga oleh Federal Reserve pada musim semi ini.Jerome Powell
Ketidakpastian dari tarif perdagangan bisa memicu tekanan inflasi yang berkelanjutan.