AI summary
Barrick Gold terlibat dalam sengketa dengan pemerintah Mali terkait kode pertambangan baru. Operasi tambang Barrick Gold di Mali sementara dihentikan akibat penyitaan emas oleh pemerintah. Perusahaan tetap berkomitmen untuk menyelesaikan konflik dan menjaga kesejahteraan karyawan selama masa sulit ini. Barrick Gold, perusahaan tambang asal Kanada, sedang berusaha menyelesaikan masalah dengan pemerintah Mali terkait aset mereka di negara tersebut. Sejak tahun 2023, mereka terlibat sengketa karena adanya undang-undang baru yang memberikan lebih banyak hak kepada pemerintah Mali atas tambang emas Loulo-Gounkoto milik Barrick. Pada bulan Januari, Barrick terpaksa menghentikan operasi tambang setelah pemerintah menyita sekitar tiga ton emas dari kompleks mereka dan menghentikan ekspor emas sejak bulan November.Meskipun Barrick telah menandatangani kesepakatan untuk menyelesaikan sengketa ini, proses persetujuan dari pemerintah Mali memakan waktu. Dalam memo yang dikirim kepada karyawan, COO Barrick untuk Afrika dan Timur Tengah, Sebastiaan Bock, menyatakan bahwa tidak ada pembaruan besar saat ini dan semua operasi non-kritis tetap dihentikan. Meskipun demikian, gaji dan bonus tahunan karyawan tetap dibayarkan, meskipun ada laporan bahwa Barrick memiliki dua bulan pembayaran yang tertunda kepada salah satu pemasoknya.
Sengketa ini mencerminkan ketegangan umum antara negara-negara penghasil sumber daya dengan perusahaan tambang asing dalam pembagian hasil. Barrick perlu berhati-hati menjaga hubungan dengan pemerintah lokal sambil memastikan operasi mereka tetap ekonomis dan berkelanjutan.