Saham Nvidia Melemah, Momentum 200-Hari Tertekan dan Risiko Turun Terus
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
05 Mar 2025
229 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Saham Nvidia mengalami penurunan signifikan yang dipicu oleh ketidakpastian pasar dan kebijakan tarif.
Analis memperhatikan rata-rata pergerakan 200 hari sebagai indikator penting untuk momentum saham.
Meskipun ada penurunan, beberapa analis masih melihat potensi investasi yang menarik di Nvidia terkait dengan perkembangan AI.
Saham Nvidia Corp. mengalami penurunan yang signifikan dalam sebulan terakhir, dan para analis pasar kini memperhatikan indikator momentum penting untuk melihat apakah akan ada masalah lebih lanjut. Mereka fokus pada rata-rata pergerakan 200 hari, yang menunjukkan perubahan tren. Beberapa analis memperkirakan bahwa harga saham Nvidia bisa turun lebih jauh, dengan level dukungan di sekitar Rp 1.84 juta ($110) hingga Rp 1.72 juta ($103) . Penurunan ini terjadi di tengah ketidakpastian pasar yang lebih luas, yang juga mempengaruhi saham teknologi besar lainnya.
Meskipun Nvidia masih dianggap sebagai pemimpin dalam teknologi kecerdasan buatan (AI), penurunan valuasi sahamnya menjadi sekitar 25 kali laba yang diproyeksikan membuat beberapa investor bingung. Mereka percaya bahwa kekhawatiran tentang dampak tarif dan pembatasan AI mungkin membuat investor lebih berhati-hati sebelum berinvestasi lebih lanjut. Meskipun ada potensi untuk membeli saham dengan harga yang lebih menarik, banyak yang menunggu kejelasan tentang masalah yang lebih besar di pasar.
Analisis Ahli
Todd Sohn
Sulit untuk tetap sangat optimis ketika moving average 200 hari mulai menurun karena itu menandakan perubahan karakter dari tren sebelumnya.Rick Bensignor
Penurunan saham Nvidia bisa berlanjut ke kisaran $103-$107 dan support lebih lanjut di level $90 menunjukkan risiko downside yang signifikan.Buff Dormeier
Flattening dari moving average 200 hari menunjukkan momentum yang melemah dan sinyal teknikal bahwa tren sedang berubah.Stacy Rasgon
Kekhawatiran bahwa tren AI sudah berakhir terasa prematur dan valuasi Nvidia saat ini semakin menarik di tengah siklus produk baru.Citigroup (Atif Malik)
Investor mencari kejelasan terkait dampak tarif dan pembatasan AI terhadap margin keuntungan sebelum bisa lebih yakin membeli.