Pasar Saham Global Anjlok Karena Ketegangan Perang Dagang Baru Presiden Trump
Bisnis
Ekonomi Makro
04 Mar 2025
58 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Ketegangan perdagangan global mempengaruhi pasar saham di AS dan Eropa.
Tarif yang diberlakukan oleh Trump dapat memicu balasan dari negara lain, termasuk China dan Kanada.
Investasi aman seperti emas dan mata uang seperti franc Swiss dan yen Jepang mengalami kenaikan nilai di tengah ketidakpastian pasar.
Futures saham AS menunjukkan penurunan lebih lanjut setelah S&P 500 mengalami penurunan terbesar tahun ini akibat kekhawatiran tentang ketegangan perdagangan global. Presiden Donald Trump baru-baru ini memberlakukan tarif baru pada Meksiko, Kanada, dan China, yang membuat pasar khawatir. Di Eropa, indeks Stoxx 600 turun 1,5% karena kekhawatiran bahwa Eropa mungkin menjadi target tarif berikutnya. Investor juga menunggu pidato Trump di Kongres untuk mendapatkan petunjuk tentang langkah-langkah selanjutnya.
Sementara itu, harga minyak terus turun karena ketegangan perdagangan dan rencana OPEC+ untuk meningkatkan produksi. Emas naik di atas Rp 48.76 juta ($2,920) per ons, dan mata uang aman seperti franc Swiss dan yen Jepang menguat. Di Asia, saham China sedikit turun, tetapi ada spekulasi bahwa China akan mengambil pendekatan yang lebih hati-hati terhadap tarif AS. Di India, indeks saham NSE Nifty 50 mengalami penurunan selama sepuluh hari berturut-turut karena kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi yang melambat.
Analisis Ahli
Nicolas Domont
Pasar sedang dalam tren menurun dan belum jelas kapan akan berhenti. Meskipun situasi belum sampai pada tingkat bencana, pasar sangat menunggu kabar positif untuk kembali stabil.Salman Ahmed
Kita perlu mengetahui dengan pasti rencana AS soal tarif terhadap Eropa karena perbedaan hubungan perdagangan dengan Kanada dan Meksiko. Ketidakpastian ini menjadi faktor besar bagi kinerja saham Eropa.