Risiko Asteroid 2024 YR4 Meningkat, Ini Ancaman dan Solusinya
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
20 Feb 2025
210 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Peluang dampak asteroid 2024 YR4 meningkat, meskipun masih tergolong rendah.
James Webb Space Telescope akan memainkan peran penting dalam memantau asteroid dan memperjelas risiko dampak.
Defleksi asteroid memerlukan waktu dan perencanaan yang matang, dan saat ini waktu yang tersedia untuk merespons ancaman ini cukup terbatas.
Dua minggu yang lalu, NASA memperkirakan ada kemungkinan 1,9 persen asteroid bernama 2024 YR4 akan menabrak Bumi pada tahun 2032. Namun, angka tersebut kini meningkat menjadi 3,2 persen. Meskipun angka ini tidak terlalu tinggi, tetap saja ada kemungkinan. Jika asteroid ini berukuran sekitar 40 hingga 90 meter, dampaknya bisa sangat merusak, terutama jika jatuh di daerah padat penduduk. Misalnya, jika asteroid ini jatuh di kota, bisa menyebabkan kerusakan besar, mirip dengan peristiwa Tunguska di Siberia pada tahun 1908.
Para ilmuwan masih mempelajari orbit asteroid ini dan berharap teleskop seperti James Webb Space Telescope dapat memberikan informasi lebih lanjut. Jika asteroid ini tetap dalam jalur yang berpotensi menabrak Bumi, mungkin diperlukan teknologi untuk mengalihkan jalurnya, seperti misi DART yang berhasil mengubah orbit asteroid sebelumnya. Namun, waktu yang tersisa untuk merencanakan misi semacam itu cukup singkat, hanya sekitar delapan tahun sebelum kemungkinan tabrakan. NASA saat ini menjadi pemimpin dalam upaya pertahanan planet, mencari dan mengembangkan teknologi untuk mencegah dampak asteroid.
Analisis Ahli
Robin George Andrews
Peluang tumbukan meningkat akibat ketidakpastian orbit yang berkurang namun Bumi masih di zona risiko; teknologi seperti DART efektif tapi butuh waktu lama dan kehati-hatian agar tidak memecah asteroid menjadi potongan berbahaya.

