Risiko Tabrakan Asteroid 2024 YR4 Tahun 2032 Meningkat, NASA Pantau Ketat
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
19 Feb 2025
22 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Asteroid 2024 YR4 memiliki kemungkinan 3,1% untuk menghantam Bumi pada tahun 2032.
Pengamatan lebih lanjut oleh Teleskop James Webb diharapkan dapat mengurangi probabilitas dampak asteroid ini.
Asteroid ini dapat menyebabkan kerusakan besar jika menghantam daerah padat penduduk, dengan potensi energi yang sangat besar.
NASA melaporkan bahwa kemungkinan asteroid berisiko tinggi bernama 2024 YR4 akan menghantam Bumi pada tahun 2032 meningkat menjadi 3,1%. Asteroid ini memiliki ukuran sekitar 54 meter, sebanding dengan Menara Pisa. Meskipun ada peningkatan kemungkinan, masih ada 96,9% peluang bahwa asteroid ini akan melewatkan Bumi. Asteroid ini pertama kali terlihat pada Desember 2024 di Chili dan dapat menyebabkan kerusakan besar jika jatuh di daerah padat penduduk seperti Bogotá, Lagos, dan Mumbai.
Untuk memahami lebih lanjut tentang asteroid ini, teleskop James Webb akan melakukan pengamatan untuk mendapatkan data yang lebih akurat mengenai ukuran dan jalurnya. Pengamatan akan dilakukan dalam dua fase, yaitu pada bulan Maret dan Mei. Meskipun ada risiko, NASA telah menunjukkan bahwa mereka memiliki cara untuk melindungi Bumi jika asteroid ini menjadi ancaman yang lebih serius di masa depan.
Analisis Ahli
Dr. Nicola Fox (Direktur NASA Science Mission Directorate)
Penting untuk terus mengamati dengan teknologi terbaik untuk memastikan kita memiliki waktu respon yang cukup jika risiko meningkat. Data dari James Webb Space Telescope akan sangat membantu mengurangi ketidakpastian orbit asteroid ini.Dr. Lindley Johnson (Planetary Defense Officer NASA)
Peningkatan probabilitas ini mempertegas pentingnya kesiapan kita dalam teknologi pertahanan asteroid, seperti misi DART. Setiap observasi baru yang kita dapatkan membantu kita memahami dan memperkecil risiko tersebut.

