Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Saham Tesla Diprediksi Naik, Target Harga Rp 7.18 juta ($430) di Tengah Transisi ke AI dan Robotika

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (1y ago) investment-and-capital-markets (1y ago)
04 Mar 2025
86 dibaca
1 menit
Saham Tesla Diprediksi Naik, Target Harga Rp 7.18 juta ($430) di Tengah Transisi ke AI dan Robotika

Rangkuman 15 Detik

Saham Tesla diprediksi akan meningkat seiring diversifikasi perusahaan ke kecerdasan buatan dan robotika.
Keterlibatan Elon Musk dalam politik dapat mempengaruhi penjualan dan persepsi publik terhadap Tesla.
Analisis dari berbagai lembaga menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan, ada peluang investasi yang menarik di saham Tesla.
Analis Morgan Stanley, Adam Jonas, memperkirakan bahwa saham Tesla (TSLA) akan naik menjadi Rp 7.18 miliar ($430 k) arena perusahaan ini mulai berdiversifikasi ke bidang kecerdasan buatan dan robotika. Meskipun saham Tesla turun hampir 28% pada bulan Februari akibat penjualan mobil listrik yang menurun, Jonas tetap menjadikan Tesla sebagai pilihan utama di sektor otomotif. Ia juga menyebutkan bahwa penurunan pengiriman mobil Tesla pada tahun 2025 bisa menjadi kesempatan menarik bagi investor. Saham Tesla mengalami penurunan lebih dari 2,8% pada hari Senin di tengah penjualan saham teknologi yang lebih luas. Selain itu, banyak orang mulai mempertanyakan pengaruh CEO Elon Musk yang terlibat dalam politik terhadap penjualan mobil Tesla. Beberapa survei menunjukkan bahwa banyak pemilih tidak setuju dengan tindakan Musk, yang mungkin mempengaruhi citra perusahaan. Tesla dijadwalkan akan melaporkan hasil kuartal pertama pada 22 April.

Analisis Ahli

Adam Jonas
Melihat potensi besar Tesla di bidang AI dan robotika yang jauh lebih cepat diadopsi dibandingkan mobil otonom, serta menilai penurunan pengiriman sebagai peluang investasi.
Dan Ives
Meski ada risiko politik, Tesla tetap merupakan saham unggulan dengan target harga tinggi karena kekuatan inovasi dan posisi pasar yang solid.