Trump Rencanakan Tarif Besar ke Kanada, Meksiko, dan China, Risiko Perang Dagang Meningkat
Finansial
Kebijakan Fiskal
03 Mar 2025
99 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Tarif baru yang diusulkan oleh Trump dapat berdampak besar pada hubungan perdagangan dengan Kanada dan Meksiko.
Retaliasi dari Kanada dan Meksiko dapat memperburuk kondisi ekonomi AS dan memicu inflasi.
Kebijakan tarif ini menunjukkan ketidakpastian dalam ekonomi global dan dapat mempengaruhi pasar saham.
Presiden Donald Trump berencana untuk menerapkan tarif baru pada barang-barang yang diimpor dari Kanada dan Meksiko, serta menggandakan tarif pada barang dari China. Tarif ini akan mencakup sekitar Rp 25.05 quadriliun ($1,5 triliun) dalam impor tahunan, dengan tarif 25% untuk sebagian besar barang dari Kanada dan Meksiko, kecuali energi dari Kanada yang akan dikenakan tarif 10%. Meskipun ada kemungkinan tarif ini bisa ditunda, pemerintah AS menunjukkan bahwa keputusan akhir akan bergantung pada kemajuan yang dicapai oleh Kanada dan Meksiko dalam mengatasi masalah penyelundupan narkoba.
Tarif baru ini dapat meningkatkan pendapatan bagi pemerintah AS, tetapi juga berisiko memicu inflasi dan mengganggu rantai pasokan, terutama di industri otomotif. Kanada dan Meksiko telah berusaha untuk menghindari tarif ini, tetapi belum jelas langkah apa yang bisa mereka ambil. Jika tarif diterapkan, Kanada berencana untuk membalas dengan tarif pada barang-barang AS, sementara Meksiko juga mempertimbangkan langkah serupa.
Analisis Ahli
Lawrence Summers
Langkah peningkatan tarif ini akan melemahkan pertumbuhan ekonomi AS dan meningkatkan risiko inflasi berkelanjutan yang sulit dikendalikan oleh Federal Reserve.Mary Lovely
Kebijakan tarif ini tidak hanya akan menimbulkan biaya ekonomi yang besar tapi juga mempersulit pemulihan ekonomi pasca-pandemi karena gangguan pasar dan ketidakpastian yang dihasilkannya.