Trump Siapkan Tarif Besar untuk Kanada, Meksiko, dan China Demi Amankan Perbatasan
Finansial
Kebijakan Fiskal
03 Mar 2025
41 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Tarif baru yang diusulkan oleh Trump dapat berdampak besar pada hubungan perdagangan dengan Kanada dan Meksiko.
Kedua negara telah berusaha untuk menghindari tarif dengan meningkatkan keamanan perbatasan dan kerjasama dalam masalah narkoba.
Penerapan tarif dapat memicu balasan dari negara-negara tetangga dan mengganggu ekonomi AS.
Presiden Donald Trump berencana untuk menerapkan tarif baru pada Kanada dan Meksiko, serta menggandakan tarif pada China. Tarif ini akan dikenakan pada sekitar Rp 25.05 quadriliun ($1,5 triliun) impor tahunan, dengan tarif 25% untuk semua barang dari Kanada dan Meksiko, kecuali energi dari Kanada yang akan dikenakan tarif 10%. Trump mengatakan bahwa tarif ini bertujuan untuk mendorong kedua negara tersebut agar lebih serius dalam mengatasi masalah perbatasan, terutama terkait penyelundupan narkoba seperti fentanyl.
Meskipun ada kemungkinan penundaan, tarif ini dapat memicu ketegangan perdagangan dan inflasi di AS. Kanada dan Meksiko telah berusaha untuk menghindari tarif ini dengan meningkatkan keamanan perbatasan, tetapi Trump merasa tindakan mereka belum cukup. Jika tarif diterapkan, Kanada berencana untuk membalas dengan mengenakan tarif pada barang-barang dari AS, sementara Meksiko juga sedang mempertimbangkan langkah serupa.
Analisis Ahli
Howard Lutnick
Tarif akan diberlakukan namun masih dalam tahap negosiasi, menunjukkan fleksibilitas AS dalam kebijakan tarif.Scott Bessent
Mengindikasikan adanya evaluasi dan peluang bagi negara-negara mitra untuk memperbaiki praktik perdagangan yang dianggap tidak adil.