Pengaruh Kelompok DOGE di NIH Memicu Krisis Dana dan Kekacauan Pemerintahan
Finansial
Mata Uang Kripto
25 Feb 2025
223 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
DOGE memiliki pengaruh signifikan dalam lembaga pemerintah, termasuk NIH dan OPM.
Pemotongan anggaran di NIH dan USAID berdampak negatif pada penelitian dan bantuan internasional.
NIH berfungsi sebagai lembaga utama dalam pendanaan penelitian biomedis di AS.
Laporan dari WIRED menunjukkan bahwa empat orang yang terkait dengan DOGE memiliki alamat email yang terhubung dengan NIH, lembaga pemerintah yang mengurus penelitian kesehatan di AS. Tiga dari mereka bekerja di departemen yang mengelola sistem bisnis elektronik NIH, yang mencakup keuangan, pengadaan, dan pelacakan hibah. Nama-nama yang terlibat adalah Luke Farritor, Rachel Riley, Jeremy Lewin, dan Clark Minor. Farritor adalah mantan intern SpaceX, Minor adalah kepala informasi di Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, dan Lewin terlibat dalam pengurangan anggaran di lembaga pemerintah lainnya.
NIH adalah penyandang dana terbesar untuk penelitian biomedis di AS, dengan anggaran sebesar Rp 801.60 triliun ($48 miliar) . Baru-baru ini, NIH mengurangi dana untuk universitas dan membekukan aplikasi untuk penelitian medis. Laporan juga menyebutkan bahwa pekerja DOGE telah mengambil alih beberapa lembaga pemerintah, termasuk OPM dan GSA, yang menyebabkan kebingungan di kalangan pegawai federal. Kebijakan pemerintah sebelumnya juga berdampak negatif pada penelitian domestik dan internasional, termasuk pemotongan dana yang mempengaruhi bantuan pangan dan proyek iklim.
Analisis Ahli
Dr. Sarah Johnson, Pakar Kebijakan Publik
Pengambilalihan sumber daya penting di instansi pemerintah oleh kelompok tertentu tanpa transparansi dapat membahayakan integritas dan fungsi lembaga. Pendekatan yang tidak seimbang terhadap pembiayaan riset akan secara serius menghambat kemajuan ilmu dan pelayanan publik.


