Robot Humanoid AIREC Solusi Teknologi Atasi Kekurangan Perawat Lansia di Jepang
Teknologi
Robotika
01 Mar 2025
198 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Robot humanoid seperti AIREC dapat menjadi solusi untuk kekurangan tenaga kerja perawatan lansia di Jepang.
Teknologi DNN dan kontrol impedansi sangat penting untuk memastikan robot dapat memberikan perawatan yang aman dan adaptif.
Pengembangan robot perawatan masih dalam tahap penelitian dan memerlukan waktu sebelum dapat diterapkan secara luas.
Di Tokyo, sebuah robot humanoid bernama AIREC sedang diuji coba sebagai calon perawat untuk populasi lanjut usia di Jepang. Robot seberat 150 kg ini dapat membantu merawat orang tua, seperti memindahkan mereka ke samping untuk mengganti popok atau mencegah luka akibat tekanan. AIREC dikembangkan untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja perawatan lansia di Jepang, yang menghadapi masalah populasi yang menua dan angka kelahiran yang menurun. Profesor Shigeki Sugano dari Universitas Waseda menjelaskan bahwa dukungan robot sangat dibutuhkan dalam perawatan medis dan sehari-hari.
Robot perawatan seperti AIREC menggunakan teknologi canggih untuk menyesuaikan gerakan mereka dalam situasi yang tidak terduga. Penelitian menunjukkan bahwa robot harus dapat mengontrol kekuatan dengan tepat agar tidak memberikan tekanan berlebihan pada bagian tubuh yang sensitif. Tim peneliti menggunakan robot Torobo sebagai platform uji, yang dilengkapi dengan sensor dan sistem kontrol canggih. Meskipun masih dalam tahap pengujian, AIREC diharapkan siap digunakan di fasilitas perawatan pada tahun 2030 dengan harga awal sekitar ¥10 juta (sekitar Rp 1.12 miliar ($67,000) ).
Analisis Ahli
Shigeki Sugano
Robot akan menjadi bagian integral dalam perawatan lansia di masa depan untuk menjembatani kekurangan tenaga kerja dan meningkatkan kualitas hidup lansia.


