Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dampak Tarif Trump: Pasar Saham Turun, Inflasi dan Kebijakan Moneter Terancam

Bisnis
Ekonomi Makro
YahooFinance YahooFinance
28 Feb 2025
296 dibaca
1 menit
Dampak Tarif Trump: Pasar Saham Turun, Inflasi dan Kebijakan Moneter Terancam

Rangkuman 15 Detik

Pernyataan Donald Trump mengenai tarif perdagangan dapat mempengaruhi pasar global dan sentimen investor.
Data inflasi Prancis yang rendah dapat mendorong ECB untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter.
Fluktuasi nilai Bitcoin menunjukkan ketidakpastian di pasar cryptocurrency yang dipengaruhi oleh berita ekonomi.
Pasar saham Eropa mengalami penurunan karena pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump mengenai tarif perdagangan yang membuat investor merasa kurang berisiko. Indeks Stoxx 600 turun 0,3%, dengan sektor pertambangan dan teknologi paling terpengaruh. Sementara itu, Bitcoin juga mengalami penurunan lebih dari 25% dari puncaknya di bulan Januari. Trump mengumumkan bahwa tarif 25% untuk Kanada dan Meksiko akan mulai berlaku pada 4 Maret, dan tarif tambahan 10% untuk impor dari China. Para ekonom memperingatkan bahwa tarif ini dapat merugikan pertumbuhan ekonomi AS dan memicu resesi di Meksiko dan Kanada. Di Eropa, inflasi Prancis turun ke level terendah dalam empat tahun, yang mendukung kemungkinan penurunan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa. Data ini juga mendorong kenaikan pada obligasi Eropa. Sementara itu, harga minyak dan emas mengalami penurunan, dan kekhawatiran akan perang dagang global semakin meningkat. Investor kini lebih fokus pada data inflasi AS yang akan dirilis, yang dapat mempengaruhi pasar lebih lanjut.

Analisis Ahli

Laura Cooper
Ini bukan saat untuk mengurangi risiko secara besar-besaran, melainkan mencari strategi perlindungan terhadap kemungkinan penurunan pasar sebelum tenggat waktu 4 Maret.
Michael Hartnett
Jika pasar saham turun di bawah level tertentu sejak pemilihan, investor akan sangat mengharapkan dukungan verbal dari pembuat kebijakan untuk menstabilkan pasar.