Cina Tuduh Taiwan Lepas Industri Semikonduktor ke AS untuk Dukungan Politik
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
26 Feb 2025
224 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Tiongkok menuduh Taiwan berusaha menjual industri semikonduktornya kepada AS.
TSMC, sebagai perusahaan semikonduktor terbesar, memiliki peran penting dalam geopolitik antara Taiwan dan AS.
DPP menghadapi kritik dari Tiongkok karena dianggap mencari dukungan politik dari luar negeri.
China mengklaim bahwa Taiwan berusaha menyerahkan industri semikonduktornya kepada Amerika Serikat sebagai "souvenir" untuk mendapatkan dukungan politik dari Washington. Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC), yang merupakan pembuat chip terbesar di dunia dan pemasok utama untuk perusahaan seperti Apple dan Nvidia, dilaporkan sedang dalam pembicaraan untuk mengambil bagian di Intel. Namun, baik TSMC maupun Intel belum mengonfirmasi laporan tersebut, dan pemerintah Taiwan menyatakan bahwa mereka belum menerima informasi tentang aplikasi investasi dari TSMC.
Juru bicara Kantor Urusan Taiwan di China, Zhu Fenglian, menyatakan bahwa orang-orang di Taiwan khawatir TSMC bisa berubah menjadi "Perusahaan Manufaktur Semikonduktor Amerika Serikat". Dia juga menuduh pemerintah Taiwan yang dipimpin oleh Partai Progresif Demokratik berusaha "menjual" perusahaan-perusahaan Taiwan demi kepentingan politik. Meskipun Taiwan memiliki pemerintahan yang demokratis, China mengklaim pulau itu sebagai wilayahnya dan tidak memiliki suara dalam keputusan investasi luar negeri Taiwan.
Analisis Ahli
Ben Blanchard
Sebagai seorang jurnalis yang melaporkan langsung dari Taipei, saya melihat bahwa situasi ini memperlihatkan bagaimana industri semikonduktor menjadi pusat konflik geopolitik yang dapat berdampak pada stabilitas pasokan teknologi global.

