Saham Pertahanan Eropa Melonjak Seiring Negara-negara Tingkatkan Anggaran Militer
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
25 Feb 2025
172 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Belanja pertahanan di Eropa diperkirakan akan meningkat seiring dengan ketidakpastian mengenai komitmen AS.
Perusahaan pertahanan seperti Rheinmetall, BAE Systems, dan Thales mengalami lonjakan saham yang signifikan.
Isu keamanan menjadi topik utama dalam pembicaraan politik di Jerman dan Inggris.
Saham perusahaan pertahanan di Eropa terus naik karena harapan akan peningkatan pengeluaran untuk pertahanan. Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengumumkan bahwa Inggris akan meningkatkan pengeluaran pertahanan menjadi 2,5% dari PDB pada tahun 2027, naik dari 2,3%. Untuk mendanai tambahan £13,4 miliar per tahun untuk pertahanan, Starmer berencana mengurangi anggaran bantuan internasional. Saham BAE Systems, perusahaan pertahanan Inggris, naik 4,5% setelah pengumuman ini, dan telah meningkat lebih dari 17% tahun ini.
Di Jerman, pemilihan baru-baru ini membuat keamanan menjadi topik penting dalam pembicaraan pembentukan pemerintahan koalisi. Friedrich Merz, pemimpin CDU yang menang, berjanji untuk memprioritaskan keamanan Eropa dan mendukung Ukraina, serta mengurangi ketergantungan pada AS. Saham perusahaan pertahanan Jerman, Rheinmetall, naik 57% tahun ini, sementara perusahaan Prancis Thales dan Italia Leonardo juga mencatatkan kenaikan yang signifikan. Para analis memperkirakan bahwa pengeluaran pertahanan di Eropa akan meningkat, dengan target baru kemungkinan ditetapkan setelah pertemuan NATO pada bulan Juni.
Analisis Ahli
Pete Hegseth
Mengatakan bahwa AS tidak lagi fokus utama pada keamanan Eropa, mendorong Eropa mengambil peran lebih besar dalam dukungan militer dan keamanan regional.