Kebijakan AS Dorong Eropa dan Asia Perkuat Industri Pertahanan dan Saham Melonjak
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
05 Mar 2025
29 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Peningkatan pengeluaran pertahanan di Eropa dan Asia dipicu oleh ketegangan geopolitik.
Perusahaan pertahanan seperti Rheinmetall dan Hanwha mengalami lonjakan nilai saham yang signifikan.
Keputusan politik, seperti penghentian bantuan militer, dapat mempengaruhi strategi pertahanan negara-negara di Eropa.
Washington telah menekankan bahwa Eropa perlu mempertahankan diri, yang mendorong banyak investor untuk berinvestasi di saham pertahanan. Saham-saham perusahaan pertahanan, seperti Rheinmetall AG dari Jerman dan Hanwha Aerospace Co. dari Korea Selatan, telah mengalami lonjakan harga yang signifikan. Hal ini terjadi karena banyak negara Eropa berencana untuk meningkatkan anggaran pertahanan mereka, terutama setelah invasi Rusia ke Ukraina.
Presiden AS, Donald Trump, juga mengubah pendekatan keamanan tradisional, yang membuat negara-negara Eropa harus lebih mandiri dalam hal pertahanan. Eropa berencana untuk memberikan pinjaman besar untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan, dan ini menciptakan peluang bagi perusahaan-perusahaan pertahanan untuk mendapatkan lebih banyak kontrak. Meskipun harga saham sudah tinggi, banyak investor optimis bahwa pengeluaran untuk keamanan akan terus meningkat di masa depan.
Analisis Ahli
Keith Bortoluzzi
Keputusan AS untuk tidak melindungi Eropa dari serangan Rusia akan memaksa Eropa untuk meningkatkan industrinya sendiri di bidang pertahanan.Alec Cutler
Ada risiko harga saham pertahanan Eropa turun jika negara-negara Eropa enggan meningkatkan anggaran militernya, namun ini bisa menjadi peluang investasi kembali.Jung In Yun
Ketegangan AS-China dan potensi konflik di Taiwan akan meningkatkan permintaan bagi perusahaan pertahanan Korea Selatan secara berkelanjutan.