Saham AI Turun Menjelang Hasil Nvidia, Investor Khawatir Persaingan dan Ekspor
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
26 Feb 2025
52 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Saham Nvidia dan perusahaan chip lainnya mengalami penurunan menjelang laporan keuangan.
Keputusan Microsoft untuk membatalkan sewa pusat data menunjukkan tantangan dalam permintaan infrastruktur AI.
Kehadiran DeepSeek sebagai pesaing baru menambah ketidakpastian di pasar AI.
Saham yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI) mengalami penurunan pada hari Selasa menjelang laporan keuangan kuartalan Nvidia, yang diharapkan dapat memberikan informasi tentang permintaan dan nilai saham di sektor ini. Penurunan ini juga dipicu oleh laporan bahwa Microsoft telah membatalkan sewa untuk kapasitas pusat data yang besar di AS. Saham Nvidia turun 2,1% sebelum laporan keuangannya, dan investor khawatir tentang permintaan untuk chip AI yang mahal setelah munculnya model AI murah dari perusahaan China, DeepSeek.
Selain itu, saham perusahaan chip lainnya seperti Broadcom dan Micron Technology juga turun sekitar 2,1%. Investor semakin skeptis terhadap investasi besar yang dilakukan perusahaan teknologi AS dalam infrastruktur AI karena hasil yang lambat. Perusahaan yang mengoperasikan pusat data dan penyedia infrastruktur juga mengalami penurunan, sementara perusahaan energi yang diharapkan akan mendapatkan permintaan tinggi dari pusat data juga tertekan.
Analisis Ahli
Russ Mould
Investor akan memandang laporan Nvidia sebagai kunci utama untuk menilai permintaan dan menjustifikasi valuasi sektor teknologi AS yang sangat tinggi.