Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Inflasi Inggris Naik Tajam, Tekanan Biaya Makanan dan Energi Jadi Pemicu Utama

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (1y ago) macro-economics (1y ago)
19 Feb 2025
37 dibaca
1 menit
Inflasi Inggris Naik Tajam, Tekanan Biaya Makanan dan Energi Jadi Pemicu Utama

Rangkuman 15 Detik

Inflasi di Inggris mencapai 3% pada bulan Januari, tertinggi dalam 10 bulan.
Bank of England tetap berhati-hati dalam menurunkan suku bunga meskipun ada tekanan inflasi.
Pertumbuhan upah dan biaya energi diperkirakan akan mempengaruhi kebijakan ekonomi di masa depan.
Inflasi di Inggris meningkat ke level tertinggi dalam 10 bulan pada bulan Januari, didorong oleh kenaikan harga makanan, tiket pesawat, dan pajak pertambahan nilai pada biaya sekolah swasta. Menurut data dari Kantor Statistik Nasional, harga konsumen naik 3% dibandingkan tahun lalu, lebih tinggi dari perkiraan ekonom yang hanya 2,8%. Kenaikan ini membuat Bank of England (BOE) lebih berhati-hati dalam memotong suku bunga untuk mendukung ekonomi yang lemah, meskipun mereka memperkirakan inflasi akan mencapai 3,7% pada kuartal ketiga tahun ini. Pertumbuhan harga di sektor jasa juga meningkat menjadi 5% dari sebelumnya 4,4%, yang menjadi perhatian BOE. Meskipun BOE telah menurunkan suku bunga untuk ketiga kalinya sejak Agustus, mereka memperingatkan bahwa penurunan lebih lanjut akan dilakukan dengan hati-hati. Selain itu, data menunjukkan bahwa pertumbuhan upah meningkat dan pasar kerja tetap kuat, dengan jumlah karyawan yang dibayar meningkat pada bulan Januari.

Analisis Ahli

Andrew Bailey
Kenaikan inflasi harus dipantau ketat untuk mencegah efek berkelanjutan yang bisa mengangkat inflasi inti ke level yang lebih tinggi dari target.