Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengapa Xbox Gagal Menyaingi Sony dan Nintendo Setelah 20 Tahun Berjuang

Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
gaming-pc-console-mobile (1y ago) gaming-pc-console-mobile (1y ago)
20 Feb 2025
87 dibaca
1 menit
Mengapa Xbox Gagal Menyaingi Sony dan Nintendo Setelah 20 Tahun Berjuang

Rangkuman 15 Detik

Xbox menghadapi tantangan besar dalam bersaing dengan Nintendo dan Sony.
Game Pass belum mencapai potensi yang diharapkan dalam mengubah industri game.
Strategi Phil Spencer untuk mengubah model bisnis Xbox masih dalam proses dan memerlukan waktu untuk membuahkan hasil.
Dalam episode spesial Decoder, David Pierce membahas masalah yang dihadapi Microsoft dan divisi Xbox-nya. Meskipun Xbox telah menjadi bagian penting dari Microsoft selama hampir 50 tahun, saat ini Xbox berada di posisi ketiga dalam persaingan konsol, jauh di belakang Sony dan Nintendo. Meskipun Microsoft telah meluncurkan Xbox Game Pass, layanan berlangganan untuk game, dan melakukan akuisisi studio game besar, hasilnya belum sesuai harapan. Banyak orang masih lebih suka membeli game baru secara fisik daripada streaming atau berlangganan. David mengundang Ash Parrish, reporter game dari The Verge, untuk membahas lebih dalam tentang tantangan yang dihadapi Xbox dan masa depan industri game. Mereka membahas mengapa rencana besar Microsoft tidak berjalan sesuai rencana dan apakah ada harapan untuk Xbox di tahun-tahun mendatang. Meskipun Game Pass cukup sukses, itu belum mengubah cara orang membeli dan memainkan game seperti yang dilakukan Netflix di industri film.

Analisis Ahli

Phil Spencer
Tidak ada garis merah dalam menghadirkan game Xbox ke platform lain, termasuk PlayStation dan Switch, sebagai bagian dari strategi memperluas jangkauan.
Ash Parrish
Perjuangan Xbox menunjukkan bahwa perubahan besar dalam industri game tidak hanya soal teknologi, tapi juga soal bagaimana publik menerima dan mengadopsi model bisnis baru.