Baidu Gandeng DeepSeek dan Ernie untuk Mesin Pencari AI Lebih Canggih
Teknologi
Kecerdasan Buatan
17 Feb 2025
271 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Baidu mengintegrasikan teknologi AI DeepSeek untuk meningkatkan layanan pencariannya.
Persaingan antara Baidu dan Tencent semakin ketat dalam pengembangan teknologi AI.
Model AI DeepSeek menarik perhatian pasar dengan efisiensi biaya yang tinggi.
Baidu, perusahaan teknologi besar dari China, sedang mengintegrasikan model kecerdasan buatan (AI) dari DeepSeek ke dalam mesin pencarinya. Langkah ini diambil setelah Tencent mulai menguji teknologi DeepSeek di WeChat, platform media sosial terbesar di China. Dengan menggabungkan model AI DeepSeek dan model Ernie miliknya, Baidu berharap dapat memberikan pengalaman pencarian yang lebih beragam bagi penggunanya. Selain itu, Baidu juga akan menambahkan DeepSeek ke platform model bahasa besar (LLM) untuk para pengembang.
Sementara itu, saham Baidu mengalami penurunan sekitar 8 persen setelah pengumuman ini, yang merupakan penurunan terbesar sejak November lalu. DeepSeek sendiri telah menjadi start-up AI terpanas di China setelah menarik perhatian di komunitas teknologi global dengan model-model canggihnya yang lebih murah dibandingkan model lainnya. Pengumuman ini juga berpotensi memperluas penggunaan model AI di platform Weixin yang memiliki 1,3 miliar pengguna aktif.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Kolaborasi antara perusahaan teknologi besar dengan start-up AI merupakan strategi penting untuk mempercepat pengembangan dan penerapan AI di dunia nyata, sekaligus menurunkan biaya pengembangan model AI.Kai-Fu Lee
Persaingan di dunia AI di Cina kini semakin sengit, dan kolaborasi seperti antara Baidu dan DeepSeek bisa menjadi kunci untuk kemenangan dalam perlombaan teknologi yang semakin kompleks ini.