Tencent Uji Integrasi AI DeepSeek di Weixin, Persaingan AI di Cina Meningkat
Teknologi
Kecerdasan Buatan
16 Feb 2025
46 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Integrasi DeepSeek ke dalam Weixin menunjukkan langkah besar dalam pengembangan teknologi AI di Tiongkok.
DeepSeek telah berhasil menarik perhatian banyak perusahaan dengan model AI yang efisien dan biaya rendah.
Persaingan antara perusahaan teknologi Tiongkok dalam pengembangan AI semakin ketat, dengan banyak yang berusaha untuk berkolaborasi dengan DeepSeek.
Tencent, perusahaan teknologi besar dari China, baru-baru ini mengumumkan bahwa aplikasi pesan Weixin mereka akan mengizinkan beberapa pengguna untuk melakukan pencarian menggunakan model kecerdasan buatan (AI) dari DeepSeek. Ini adalah langkah penting karena Tencent berusaha untuk mengintegrasikan platform AI eksternal ke dalam layanan mereka, di tengah persaingan ketat di industri teknologi untuk mengembangkan AI yang lebih canggih. Weixin, yang memiliki lebih dari 1,38 miliar pengguna, sedang dalam tahap uji coba untuk mengakses DeepSeek, sementara aplikasi saudaranya, WeChat, tidak terlibat dalam pengujian ini.
DeepSeek sendiri baru-baru ini meluncurkan asisten AI gratis yang diklaim menggunakan lebih sedikit data dan biaya yang lebih rendah dibandingkan layanan serupa lainnya, bahkan berhasil mengalahkan ChatGPT dalam hal jumlah unduhan di App Store. Selain Tencent, perusahaan lain seperti Baidu dan Great Wall Motor juga berencana untuk mengintegrasikan model AI dari DeepSeek ke dalam produk mereka, menunjukkan potensi besar dari teknologi ini di pasar China.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Kolaborasi antara perusahaan besar dan startup AI seperti DeepSeek adalah arah yang tepat untuk mempercepat inovasi karena menggabungkan sumber daya yang besar dan ide yang segar dari startup.Fei-Fei Li
Integrasi berbagai model AI dari sumber berbeda dapat memberikan keberagaman teknologi yang meningkatkan efektivitas aplikasi AI di konsumen akhir.
