Adani dan Dua Grup Pemerintah Bersaing Kuasai Produksi Roket Peluncur Satelit SSLV India
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
14 Feb 2025
42 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
SSLV adalah langkah penting dalam privatisasi industri luar angkasa India.
Adani Group dan dua perusahaan lainnya bersaing untuk memproduksi SSLV.
Pemerintah India berusaha untuk meningkatkan pangsa pasar luar angkasa negara melalui privatisasi.
Perusahaan India, Adani Group, menjadi salah satu finalis untuk mengambil alih produksi kendaraan peluncur satelit kecil (SSLV) yang dikembangkan oleh Organisasi Penelitian Antariksa India (ISRO). SSLV adalah kendaraan peluncur yang murah dan mampu mengirim satelit seberat hingga 500 kg ke orbit rendah Bumi. Pemerintah India berusaha untuk memprivatisasi industri antariksa sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan pangsa pasar peluncuran satelit global, yang saat ini didominasi oleh perusahaan swasta seperti SpaceX.
Ada tiga kelompok yang bersaing untuk kontrak SSLV, termasuk Adani Group dan dua perusahaan yang didukung pemerintah. Pemenang tender diharapkan membayar sekitar 3 miliar rupee (sekitar 30 juta dolar) kepada badan antariksa India untuk mendapatkan hak produksi dan teknologi SSLV. Dengan pasar peluncuran satelit global yang diperkirakan akan tumbuh pesat, pemerintah India berharap dapat meningkatkan kontribusi negara dalam ekonomi antariksa global dari 2% menjadi 44 miliar dolar pada akhir dekade ini.
Analisis Ahli
Damodaran Raman
LEO adalah pasar terpanas saat ini, jadi pemenang tender SSLV memiliki peluang besar untuk memasuki pasar global yang sedang tumbuh dengan cepat.


