L&T Garap Peluang Bisnis Antariksa dengan Peluncur Satelit Swasta Pertama India
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
07 Mar 2025
259 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Larsen & Toubro berinvestasi besar dalam industri luar angkasa untuk mengurangi ketergantungan pada impor.
Kolaborasi antara perusahaan swasta dan ISRO diharapkan dapat memperkuat kapasitas peluncuran satelit India.
Pemerintah India berkomitmen untuk menjadikan sektor luar angkasa sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.
Larsen & Toubro (L&T), sebuah perusahaan besar di India, sedang fokus pada industri dirgantara sebagai sumber pertumbuhan baru. Mereka sedang merakit kendaraan peluncur satelit pertama yang dibangun secara pribadi di India, yaitu Polar Satellite Launch Vehicle (PSLV), bekerja sama dengan Hindustan Aeronautics Limited. L&T berharap untuk meningkatkan bisnis luar angkasa mereka seiring dengan dorongan pemerintah India untuk mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan partisipasi swasta dalam sektor ini.
Perusahaan ini memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam manufaktur teknologi tinggi dan berencana untuk bersaing di pasar global peluncuran satelit yang diperkirakan akan mencapai nilai Rp 2.67 quadriliun ($160 miliar) dalam dekade mendatang. Pemerintah India menargetkan sektor luar angkasa komersialnya mencapai Rp 734.80 triliun ($44 miliar) , dan L&T ingin memanfaatkan peluang ini dengan menawarkan peluncuran yang tepat waktu dan biaya yang kompetitif.
Analisis Ahli
Nivedita Bhattacharjee
Melihat potensi besar pasar peluncuran global serta dukungan kebijakan dalam negeri, L&T berada di posisi strategis untuk mengembangkan lini bisnis ruang angkasa dan berkompetisi di pasar internasional.

