AI summary
Kenaikan ekuitas Asia dipicu oleh spekulasi tentang negosiasi tarif yang lebih ringan. Kebijakan tarif Trump berfokus pada negara tertentu dan dapat mempengaruhi nilai dolar AS. Perusahaan-perusahaan teknologi seperti Apple berusaha untuk memperkenalkan inovasi AI di pasar Asia. Pasar saham di Asia mengalami kenaikan pada hari Jumat setelah ada tanda-tanda bahwa tarif timbal balik dari AS mungkin akan diterapkan dalam beberapa minggu ke depan. Hal ini memberikan harapan bagi negosiasi yang dapat mengurangi dampak dari tarif tersebut. Saham-saham di Hong Kong, khususnya, melonjak karena optimisme terkait kemampuan China dalam kecerdasan buatan. Sementara itu, dolar AS mengalami penurunan, dan banyak investor berspekulasi bahwa tarif baru ini akan digunakan sebagai alat negosiasi.Di Jepang, perusahaan JX Advanced Metals Corp. mengumumkan harga saham untuk penawaran besar, dan di India, ada kekhawatiran bahwa dana ritel yang masuk ke pasar saham mungkin akan berkurang. Presiden AS, Donald Trump, dan Perdana Menteri India, Narendra Modi, sepakat untuk memulai negosiasi guna mengatasi defisit perdagangan AS. Di sisi lain, harga emas tetap tinggi karena permintaan yang meningkat, dan harga minyak stabil setelah dampak dari perintah tarif timbal balik yang mungkin diterapkan.
Pendekatan bertahap AS dengan tarif timbal balik menonjolkan pergeseran strategi dari kebijakan proteksionisme menyeluruh menuju kebijakan yang lebih terfokus pada keamanan nasional dan fairness perdagangan. Ini menunjukkan pasar akan menjadi lebih adaptif dan mengurangi volatilitas yang bisa terjadi apabila tarif diterapkan secara luas tanpa negosiasi.