Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Beras Melonjak, Jepang Jual Cadangan Darurat 210.000 Ton

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
14 Feb 2025
1458 dibaca
1 menit
Harga Beras Melonjak, Jepang Jual Cadangan Darurat 210.000 Ton

TLDR

Jepang menghadapi lonjakan harga beras yang signifikan.
Pemerintah Jepang menggunakan stok darurat untuk mengatasi masalah harga.
Masalah distribusi berkontribusi pada kenaikan harga beras meskipun ada panen yang baik.
Jepang akan menjual 210.000 ton beras dari cadangan daruratnya karena harga beras yang sangat tinggi. Harga beras di Jepang meningkat 82% menjadi 3.688 yen (sekitar $24) untuk 5 kilogram dibandingkan tahun lalu. Meskipun hasil panen tahun lalu membaik, masalah dalam sistem distribusi menyebabkan harga tetap tinggi. Pemerintah Jepang akan menawarkan 150.000 ton beras pertama pada awal Maret dan pengiriman akan dimulai pertengahan bulan. Jika diperlukan, jumlah yang dijual akan ditambah.Sistem penyimpanan beras ini diperkenalkan pada tahun 1995 setelah panen yang buruk pada tahun 1993, dan pemerintah menyimpan sekitar 1 juta ton beras. Meskipun harga beras di Jepang tinggi, harga beras global justru menurun, seperti harga beras putih Thailand yang mencapai titik terendah sejak 2022. Bank of Japan juga menyebutkan bahwa tingginya biaya beras berkontribusi pada perkiraan kenaikan harga yang lebih tinggi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.