Valve Hapus Game PirateFi dari Steam Karena Malware Berbahaya
Teknologi
Keamanan Siber
13 Feb 2025
91 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Valve menghapus game PirateFi dari Steam karena mengandung malware.
Pengguna disarankan untuk melakukan pemindaian sistem dan mempertimbangkan mereset sistem operasi mereka.
Serangan hacker dapat berdampak besar pada industri video game, termasuk penundaan acara esports.
Valve, perusahaan yang mengelola platform game Steam, baru-baru ini menghapus sebuah game bernama PirateFi karena terdeteksi mengandung malware. Game ini awalnya dipromosikan sebagai permainan survival yang menarik, tetapi setelah diunduh oleh pengguna, Valve mengingatkan mereka untuk melakukan pemindaian sistem dan mempertimbangkan untuk mereset sistem operasi mereka agar terhindar dari perangkat lunak berbahaya. Meskipun game ini memiliki rating yang baik, Valve tidak mengungkapkan jenis malware yang ditemukan.
Kasus ini menunjukkan bahwa game dan aplikasi sering memiliki akses mendalam ke perangkat pengguna, sehingga menjadi target yang menarik bagi para peretas. Sebelumnya, ada laporan tentang peretasan yang menargetkan gamer dengan malware yang mencuri informasi, dan bahkan ada insiden di mana seorang peretas mengambil alih komputer pemain selama pertandingan. Hal ini mengingatkan kita untuk selalu berhati-hati saat mengunduh game dan aplikasi dari internet.
Analisis Ahli
Ahli Keamanan Siber
Insiden ini menekankan perlunya pendekatan berlapis dalam keamanan perangkat lunak, termasuk deteksi malware otomatis dan edukasi pengguna tentang risiko keamanan pada game online.


