AI summary
Inflasi di Inggris diperkirakan akan tetap tinggi, memerlukan suku bunga yang tinggi. Ada perpecahan di antara pembuat kebijakan mengenai pendekatan terbaik untuk menangani inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Kondisi ekonomi saat ini menunjukkan penurunan kepercayaan di kalangan bisnis dan konsumen. Tingkat suku bunga di Inggris harus tetap tinggi meskipun ekonomi negara tersebut berada di ambang resesi. Megan Greene, seorang anggota dewan Bank of England, menyatakan bahwa inflasi tidak mungkin akan berkurang dengan sendirinya, sehingga suku bunga perlu dipertahankan tinggi. Hal ini berbeda dengan pendapat Catherine Mann, rekan Greene, yang meminta pemotongan suku bunga lebih besar karena khawatir ekonomi sedang stagnan. Perbedaan pendapat ini menunjukkan adanya ketegangan di antara para pembuat kebijakan mengenai apakah ancaman terbesar bagi ekonomi adalah pertumbuhan yang rendah atau inflasi yang masih tinggi.Greene juga mengingatkan bahwa inflasi kemungkinan akan tetap di atas target selama lima tahun berturut-turut dan bahwa kenaikan upah yang kuat serta tekanan harga telah mengejutkan banyak pihak. Meskipun ada penurunan dalam perekrutan sektor swasta dan kepercayaan bisnis serta konsumen yang menurun, Greene menekankan pentingnya pendekatan hati-hati dalam menurunkan suku bunga agar inflasi dapat turun secara berkelanjutan ke target 2%. Sementara itu, Mann yang sebelumnya mendukung suku bunga tinggi, kini beralih untuk mendukung pemotongan suku bunga demi mencegah dampak lebih buruk pada ekonomi.
Megan Greene benar untuk memperingatkan bahwa inflasi yang persisten membutuhkan pendekatan hati-hati dalam kebijakan suku bunga, namun terlalu lama mempertahankan suku bunga tinggi bisa merusak pemulihan ekonomi. Bank of England harus menemukan keseimbangan antara mengendalikan inflasi dan memberi ruang bagi pertumbuhan untuk menghindari resesi yang berkepanjangan.