AI summary
Revolusi analitik akan membuat wawasan lebih mudah diakses oleh semua orang. AI akan berperan penting dalam meningkatkan pengalaman pengguna dan pengambilan keputusan. Lapisan semantik akan menjadi kunci dalam menghubungkan data perusahaan dengan wawasan yang dapat ditindaklanjuti. Ariel Katz, CEO of Sisense, menjelaskan bahwa pada tahun 2025, dunia analitik data akan mengalami perubahan besar yang mirip dengan saat kita pertama kali menggunakan smartphone. Dengan kemajuan teknologi, orang tidak perlu lagi memahami istilah teknis atau menggunakan aplikasi yang rumit untuk mendapatkan wawasan dari data. Sebagai contoh, seorang manajer pemasaran dapat bertanya kepada platform analitik dalam bahasa sehari-hari tentang pola perilaku pelanggan, dan sistem akan memberikan informasi yang dibutuhkan tanpa harus menulis kode atau memahami laporan yang rumit. Ini akan membuat analitik lebih mudah diakses dan terintegrasi ke dalam aplikasi sehari-hari.Selain itu, Katz juga menyoroti pentingnya "semantic layer," yang berfungsi sebagai jembatan antara data perusahaan dan kecerdasan buatan (AI). Dengan adanya lapisan ini, AI dapat memahami konteks bisnis dan memberikan wawasan yang relevan. Pada tahun 2025, kita akan melihat AI tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga mengambil tindakan berdasarkan analisis data. Ini akan mengubah cara organisasi bekerja, memungkinkan tim untuk fokus pada strategi dan inovasi, serta membuat keputusan yang lebih baik. Transformasi ini akan membuat analitik lebih demokratis, sehingga semua orang dapat mengakses dan menggunakan data untuk membuat keputusan yang lebih baik.
Transformasi ini akan menghilangkan batasan teknis yang selama ini menghambat pengguna biasa dalam memahami data, membuka kesempatan yang lebih besar bagi kreativitas dan inovasi dalam bisnis. Namun, keberhasilan implementasinya akan sangat bergantung pada seberapa baik perusahaan mengelola keamanan data dan pelatihan pengguna agar tidak kehilangan kontrol atas AI yang makin otonom.