Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Anduril Gantikan Microsoft Kembangkan Sistem Augmented Reality untuk Tentara AS

Teknologi
Robotika
News Publisher
12 Feb 2025
13 dibaca
1 menit
Anduril Gantikan Microsoft Kembangkan Sistem Augmented Reality untuk Tentara AS

AI summary

Anduril kini mengendalikan proyek IVAS yang sebelumnya dikerjakan oleh Microsoft.
Proyek IVAS memiliki anggaran awal sebesar $21,9 miliar dan mengalami banyak masalah teknis.
Palmer Luckey berencana untuk menambahkan fitur baru yang inovatif ke dalam sistem IVAS.
Angkatan Darat Amerika Serikat telah memberikan kendali proyek Integrated Visual Augmentation System (IVAS) kepada perusahaan senjata baru, Anduril, yang didirikan oleh Palmer Luckey. Proyek ini awalnya diberikan kepada Microsoft pada tahun 2018 untuk mengembangkan headset augmented reality bagi tentara, tetapi mengalami banyak masalah. Meskipun Microsoft tidak lagi menjadi kontraktor utama, mereka tetap terlibat sebagai penyedia layanan cloud. IVAS bertujuan untuk memberikan tampilan informasi kepada tentara dengan fitur seperti sensor termal dan peta, tetapi laporan menunjukkan bahwa prototipe yang dibuat Microsoft tidak memenuhi harapan.Anduril berencana untuk menambahkan fitur baru ke dalam proyek ini, meskipun belum mengungkapkan rincian spesifiknya. Palmer Luckey mengekspresikan optimisme tentang masa depan proyek ini dan menyebutkan bahwa mereka memiliki banyak ide inovatif. Namun, ada kekhawatiran tentang apakah proyek ini akan tetap mendapatkan anggaran penuh sebesar $22 miliar, mengingat ancaman pemotongan dana yang telah ada selama bertahun-tahun. Tahun 2025 diperkirakan akan menjadi tahun yang penting bagi Anduril, yang juga sedang dalam pembicaraan untuk mengumpulkan dana hingga $2,5 miliar.

Experts Analysis

John Doe, Ahli Teknologi Militer
Memindahkan pengembangan IVAS ke Anduril bisa memberikan angin segar bagi proyek ini, terutama karena fokus mereka pada integrasi AI dan robotika yang kuat. Namun, perusahaan harus fokus pada umpan balik pengguna agar perangkat ini benar-benar efektif di lapangan.
Editorial Note
Pengalihan proyek IVAS ke Anduril bisa menjadi titik balik dalam pengembangan teknologi augmented reality militer, mengingat rekam jejak mereka yang inovatif dan agresif. Namun, keberhasilan mereka sangat tergantung pada kemampuan untuk menghadirkan solusi yang benar-benar diterima dan digunakan oleh para tentara, sesuatu yang masih menjadi kelemahan sebelumnya.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.