Dalam beberapa tahun terakhir, banyak startup muncul untuk membantu proses "prompt engineering", yaitu cara memberikan instruksi yang tepat kepada chatbot AI agar menghasilkan output yang berguna. Salah satu startup yang bernama PromptLayer, yang berbasis di New York, telah mengembangkan alat untuk membantu pengembang aplikasi mengelola proses ini. Mereka menciptakan platform yang memungkinkan pengguna, termasuk para ahli di berbagai bidang seperti kesehatan dan hukum, untuk menguji dan mengevaluasi berbagai versi instruksi yang mereka berikan kepada AI. Dengan pendekatan ini, PromptLayer ingin memudahkan pengguna non-teknis dalam mengembangkan aplikasi AI tanpa harus belajar coding.PromptLayer baru-baru ini berhasil mengumpulkan dana sebesar $4,8 juta untuk terus mengembangkan platform mereka. Mereka percaya bahwa untuk membangun aplikasi AI yang efektif, penting untuk melibatkan para ahli dari bidang terkait, bukan hanya insinyur. Dengan lebih dari 10.000 pengguna, termasuk pelanggan berbayar, mereka mengalami pertumbuhan pendapatan yang pesat. Fokus mereka adalah menciptakan komunitas di sekitar bidang prompt engineering dan membantu orang memahami cara terbaik untuk menggunakan alat ini dalam pengembangan aplikasi AI.
Pendekatan PromptLayer yang mengedepankan domain expert sebagai pengguna utama adalah strategi yang cerdas dan realistis di tengah kekurangan insinyur serta kompleksitas aplikasi AI yang semakin tinggi. Fokus ini memperkuat bahwa AI bukan hanya masalah teknologi tetapi juga pemahaman mendalam terhadap konteks dan aplikasi di lapangan, sehingga mendorong kolaborasi lintas disiplin.