Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bank of England Prediksi Pertumbuhan Lambat dan Inflasi Tinggi Tantang Rencana Fiskal Inggris

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
07 Feb 2025
103 dibaca
1 menit
Bank of England Prediksi Pertumbuhan Lambat dan Inflasi Tinggi Tantang Rencana Fiskal Inggris

AI summary

Gubernur Bank of England, Andrew Bailey, dan wakilnya, Clare Lombardelli, mendukung rencana Menteri Keuangan Rachel Reeves untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Inggris. Namun, prediksi terbaru dari bank menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun ini hanya akan mencapai 0,75%, jauh lebih rendah dari yang diharapkan. Selain itu, inflasi diperkirakan akan lebih tinggi dari yang diprediksi sebelumnya, mencapai 3,7% pada akhir tahun ini. Hal ini menunjukkan tantangan besar bagi Reeves dalam memperbaiki kondisi keuangan Inggris yang sedang terpuruk.Reeves menghadapi risiko pelanggaran aturan fiskal jika proyeksi pertumbuhan tidak membaik, yang dapat memaksanya untuk mengurangi pengeluaran atau meningkatkan pajak. Bank juga mengingatkan bahwa lemahnya pertumbuhan dan meningkatnya harga dapat menyebabkan stagflasi, yaitu kondisi di mana inflasi tinggi bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi yang rendah. Meskipun Reeves menyambut baik penurunan suku bunga, dia merasa tidak puas dengan proyeksi ekonomi yang dikeluarkan oleh bank. Keputusan dan rencana Reeves untuk meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi akan sangat penting dalam menghadapi tantangan ini.

Experts Analysis

James Smith
Pertumbuhan yang lemah dan inflasi yang meningkat mencerminkan risiko stagflasi yang nyata di Inggris.
Vivek Paul
Kebijakan suku bunga akan dipotong secara bertahap, namun risiko inflasi yang terus menempel tetap menjadi perhatian utama.
Ed Miliband
Ekspansi sektor penerbangan masih bisa konsisten dengan target net zero jika dikelola dengan tepat.
Editorial Note
Prakiraan Bank of England yang pesimis mencerminkan realitas sulit yang harus dihadapi pemerintah Inggris jika ingin memulihkan ekonomi tanpa memperparah situasi fiskal. Tanpa inovasi besar dalam produktivitas dan reformasi struktural, kebijakan fiskal saat ini berpotensi gagal membawa dampak positif yang signifikan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.