Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Hugging Face Luncurkan Open Deep Research, Alternatif Terbuka Deep Research OpenAI

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (1y ago) artificial-intelligence (1y ago)
05 Feb 2025
298 dibaca
1 menit
Hugging Face Luncurkan Open Deep Research, Alternatif Terbuka Deep Research OpenAI
Sekelompok pengembang di platform AI Hugging Face, termasuk Thomas Wolf, telah menciptakan versi "terbuka" dari alat penelitian mendalam yang diluncurkan oleh OpenAI. Alat ini dapat menjelajahi internet untuk mengumpulkan laporan penelitian tentang berbagai topik. Namun, alat penelitian mendalam OpenAI saat ini hanya tersedia untuk pengguna yang berlangganan paket ChatGPT Pro seharga Rp 3.34 juta ($200) per bulan. Proyek Hugging Face yang disebut Open Deep Research menggunakan model AI bernama o1 dan kerangka kerja sumber terbuka yang membantu model merencanakan analisisnya serta menggunakan alat seperti mesin pencari. Open Deep Research dapat menjelajahi web secara mandiri, membaca file, dan melakukan perhitungan dengan data. Meskipun Open Deep Research mencapai skor 54% pada benchmark GAIA, yang lebih rendah dibandingkan dengan skor 67.36% dari alat penelitian mendalam OpenAI, tim Hugging Face berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan telah menyediakan kode sumbernya di GitHub. Meskipun ada beberapa reproduksi alat penelitian mendalam OpenAI di internet, sebagian besar tidak dapat menandingi model o3 yang mendasari alat penelitian mendalam tersebut, yang dikenal unggul dalam menjawab pertanyaan kompleks dan mengumpulkan informasi.

Analisis Ahli

Thomas Wolf
Proyek ini menandai langkah kritis membuka akses technology AI canggih yang biasanya tertutup, meskipun kami harus terus tingkatkan performa untuk menyaingi standar industri.
Andrej Karpathy
Membangun sistem AI yang mampu mengutip dan menelusuri web secara otonom adalah fondasi penting untuk revolusi riset berbasis AI, tapi tantangan terbesar adalah membuat model yang efisien dan benar-benar memahami konteks.