Klaim DeepSeek AI Rp 100.20 miliar ($6 Juta) : Strategi China Memperlemah Dominasi AI AS
Teknologi
Kecerdasan Buatan
04 Feb 2025
1440 dibaca
1 menit
TLDR
DeepSeek AI mengklaim telah mengembangkan model AI dengan biaya hanya $6 juta, tetapi banyak yang meragukan keabsahan klaim ini. Beberapa orang percaya bahwa ini adalah bagian dari strategi China untuk merusak dominasi teknologi Amerika Serikat. China telah berinvestasi besar-besaran dalam industri AI dan menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan teknologi dari AS, termasuk melalui investasi dan pencurian kekayaan intelektual. Meskipun DeepSeek menunjukkan performa yang mengesankan, ada kekhawatiran bahwa mereka bergantung pada data sintetis yang berasal dari inovasi AS, yang berarti mereka mungkin tidak benar-benar menciptakan sesuatu yang baru.Munculnya DeepSeek telah menyebabkan ketidakpastian di pasar, dengan investor khawatir akan potensi perang harga di sektor AI yang dapat mempengaruhi perusahaan-perusahaan AS. Sementara itu, perusahaan-perusahaan besar di AS seperti Microsoft dan Google tetap fokus pada pengembangan teknologi yang lebih maju dan inovatif. Meskipun DeepSeek mungkin terlihat menarik, banyak yang percaya bahwa ini hanyalah langkah sementara dalam upaya China untuk menantang kepemimpinan AS di bidang kecerdasan buatan.