Ketegangan Perdagangan AS-China Picu Gejolak Pasar Asia dan Harapan Negosiasi
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
04 Feb 2025
102 dibaca
1 menit
Pasar saham di Asia mengalami penurunan setelah batas waktu untuk penerapan tarif baru oleh AS terhadap China berlalu tanpa kesepakatan. Meskipun saham China di Hong Kong sempat naik hampir 4%, akhirnya hanya naik 1%. Presiden Donald Trump menunda penerapan tarif terhadap Meksiko dan Kanada, yang memberikan harapan bagi investor bahwa akan ada pembicaraan antara AS dan China untuk menyelesaikan masalah tarif. Namun, ketidakpastian tetap ada mengenai dampak perang dagang terhadap ekonomi AS.
Sementara itu, beberapa pejabat Federal Reserve AS menyarankan agar bank sentral berhati-hati dalam menurunkan suku bunga di tengah ketidakpastian yang meningkat. Pasar juga mencerminkan kekhawatiran ini, dengan imbal hasil obligasi jangka pendek naik. Dalam berita pasar lainnya, nilai tukar euro dan yen Jepang mengalami penurunan, sementara harga minyak mentah dan emas menunjukkan pergerakan yang bervariasi.
Analisis Ahli
Kelvin Tay
Pasar kali ini jauh lebih ringan dan lebih teratur karena pelaku pasar sudah beradaptasi dengan ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung.Yung-Yu Ma
Tarif saat ini dianggap lebih sebagai alat negosiasi daripada kebijakan permanen, namun sulit memprediksi apakah tarif bisa dipangkas cepat atau tetap bertahan lama.Austan Goolsbee
Federal Reserve sebaiknya berjalan hati-hati dalam menurunkan suku bunga karena ketidakpastian kebijakan perdagangan yang tinggi dapat memengaruhi ekonomi.