Dalam artikel ini, penulis memperkenalkan teknik yang disebut "conversational-amplified prompt engineering" (CAPE), yang bertujuan untuk meningkatkan cara kita berinteraksi dengan kecerdasan buatan (AI) saat memberikan perintah atau "prompt". Dengan berkomunikasi secara terus-menerus dengan AI, kita dapat melatih AI untuk memahami gaya penulisan kita, sehingga AI dapat memberikan respons yang lebih sesuai dengan harapan kita. Teknik ini memungkinkan kita untuk menghemat waktu dan mengurangi kebutuhan untuk mengulang perintah, karena AI sudah memahami pola yang kita gunakan.Penulis juga memberikan contoh bagaimana teknik ini bekerja, seperti meminta AI untuk merangkum artikel dalam bentuk poin-poin, dan kemudian memberi umpan balik agar AI mengingat preferensi tersebut untuk interaksi selanjutnya. Dengan melakukan pelatihan ini, pengguna AI yang sering berinteraksi dengan sistem dapat memanfaatkan CAPE untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih cepat. Namun, teknik ini lebih cocok untuk pengguna yang sering menggunakan AI dan ingin memaksimalkan pengalaman mereka.
Teknik CAPE adalah langkah maju revolusioner dalam prompt engineering yang mengubah hubungan antara manusia dan AI dari transaksi satu arah menjadi interaksi yang lebih adaptif dan personal. Jika diterapkan secara tepat, ini dapat meminimalisir frustrasi pengguna sekaligus meningkatkan kecepatan dan kualitas keluaran generatif AI.