Bagaimana Agentic AI Mengubah Cara Kita Bekerja dan Berbisnis Secara Radikal
Teknologi
Kecerdasan Buatan
03 Feb 2025
116 dibaca
1 menit
Teknologi kecerdasan buatan (AI) mengalami perubahan besar sejak peluncuran ChatGPT pada akhir 2022, yang membuat teknologi ini lebih mudah diakses oleh semua orang. Setelah ChatGPT muncul, AI generatif mulai digunakan di berbagai industri untuk membantu dalam pembuatan konten, dukungan pelanggan, dan meningkatkan produktivitas. Perusahaan-perusahaan besar seperti Google dan Meta juga mulai mengembangkan model AI khusus untuk berbagai bidang, yang mempercepat inovasi dan memperluas kemampuan AI. Saat ini, AI tidak hanya berdiri sendiri, tetapi sudah terintegrasi dalam alat kerja seperti Microsoft 365 dan Google Workspace, mengubah cara kita mengelola tugas sehari-hari.
Sekarang, kita memasuki era baru yang disebut AI agentik, yang lebih canggih dibandingkan AI generatif sebelumnya. AI agentik dapat merencanakan dan menyelesaikan masalah kompleks secara mandiri, bukan hanya merespons permintaan. Perubahan ini menunjukkan bahwa AI bukan sekadar alat baru, tetapi akan mengubah cara kita bekerja dan berbisnis secara mendalam. Jika kita tidak cepat beradaptasi dengan perkembangan ini, kita bisa tertinggal. Revolusi AI sedang berlangsung sekarang, dan penting bagi kita untuk memahami dan memanfaatkan teknologi ini agar tidak ketinggalan.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Agentic AI berpotensi merevolusi produktivitas dengan mengotomasi pengambilan keputusan kompleks, namun teknologi ini juga harus dibarengi dengan kontrol etis dan transparansi.Fei-Fei Li
Pergeseran ke agentic AI membuka peluang besar dalam bidang kesehatan dan pendidikan, tetapi memerlukan kolaborasi lintas disiplin agar dampak positifnya maksimal.


