Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Apple Kalahkan Ekspektasi Meski Penjualan iPhone China Turun, AI Jadi Harapan Baru

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
YahooFinance YahooFinance
01 Feb 2025
108 dibaca
1 menit
Apple Kalahkan Ekspektasi Meski Penjualan iPhone China Turun, AI Jadi Harapan Baru
Analisis dari Wall Street menunjukkan bahwa Apple berhasil melampaui ekspektasi pendapatan di kuartal pertama, dengan laporan pendapatan per saham sebesar Rp 4.01 juta ($2,40) dan total pendapatan mencapai Rp 2.08 quadriliun ($124,3 miliar) . Meskipun penjualan iPhone di China mengalami penurunan sebesar 11% dibandingkan tahun lalu, CEO Apple, Tim Cook, menjelaskan bahwa penurunan tersebut disebabkan oleh pengurangan jumlah iPhone yang dikirim ke pemasok, bukan karena permintaan yang lemah. Hal ini membuat para analis merasa lebih tenang, dan beberapa dari mereka bahkan meningkatkan target harga saham Apple. Beberapa analis percaya bahwa Apple memiliki posisi yang baik untuk menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (AI) karena kekuatan ekosistem dan fokus pada privasi. Meskipun ada skeptisisme dari beberapa analis mengenai potensi layanan AI untuk menarik pengguna smartphone, banyak yang tetap optimis bahwa fitur AI yang akan datang dapat meningkatkan penjualan iPhone di masa depan. Saham Apple mengalami fluktuasi setelah berita ini, tetapi secara keseluruhan, hasil yang lebih baik dari yang diperkirakan membuat banyak analis tetap merekomendasikan untuk membeli sahamnya.

Analisis Ahli

Samik Chatterjee
Menaikkan target harga Apple karena percaya pada sentimen positif dari pernyataan Tim Cook dan dukungan kebijakan di China.
Atif Malik
Menganggap hasil Apple lebih baik dari yang dikhawatirkan dan percaya fitur AI yang sudah mulai diluncurkan mendukung sentimen positif saham.
Srini Pajjuri
Berpendapat Apple lebih unggul dari pesaing besar di AI karena pendekatan on-device AI yang lebih efisien dan berbasis ekosistem.
Edison Lee
Skeptis dengan penurunan rating menjadi Underperform, melihat harapan pasar yang terlalu tinggi terhadap siklus upgrade iPhone terkait AI.