Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Startup AI Cina DeepSeek Alami Serangan Siber, Negara-negara Waspada

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
31 Jan 2025
111 dibaca
1 menit
Startup AI Cina DeepSeek Alami Serangan Siber, Negara-negara Waspada

AI summary

DeepSeek, sebuah perusahaan start-up kecerdasan buatan (AI) asal China, mengalami masalah layanan setelah diduga menjadi korban serangan siber. Meskipun perusahaan telah mengumumkan perbaikan untuk serangan DDoS yang besar, banyak pengguna masih mengalami kesulitan dalam mengakses layanan mereka. DeepSeek membatasi pendaftaran baru hanya untuk nomor telepon China, alamat email, atau akun Google, dan memperingatkan bahwa pendaftaran mungkin sibuk karena serangan yang berskala besar.Serangan ini diduga berasal dari AS, dan ada laporan bahwa serangan DDoS tersebut mencapai 230 juta permintaan per detik. Sementara itu, DeepSeek mendapatkan perhatian global karena model AI terbaru mereka yang bersifat open-source, tetapi juga menghadapi tantangan hukum dan regulasi dari berbagai negara. Beberapa negara, termasuk Italia dan Australia, telah memperingatkan pengguna untuk berhati-hati dan membatasi akses ke aplikasi DeepSeek karena masalah penggunaan data pribadi.

Experts Analysis

Bruce Schneier
Serangan seperti ini menggarisbawahi kebutuhan akan keamanan siber yang lebih baik di infrastruktur AI, karena AI kini menjadi target utama dalam konflik teknologi global.
Editorial Note
Serangan DDoS yang sangat besar ini menunjukkan bahwa persaingan teknologi AI kini juga berwujud serangan siber yang agresif, bukan hanya persaingan inovasi. Negara-negara harus lebih waspada terhadap risiko keamanan yang melekat pada adopsi teknologi asing, terutama yang berasal dari negara dengan hubungan geopolitik kompleks.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.