DeepSeek Tiongkok Tantang OpenAI dengan AI Canggih dan Biaya Rendah
Teknologi
Kecerdasan Buatan
30 Jan 2025
144 dibaca
1 menit

DeepSeek, sebuah perusahaan teknologi asal China, baru-baru ini meluncurkan dua model bahasa besar yang dapat bersaing dengan produk-produk dari perusahaan teknologi besar di AS, seperti OpenAI. Model pertama, DeepSeek-R1, dirilis pada 20 Januari dan mampu menyelesaikan beberapa masalah ilmiah dengan standar yang mirip dengan model canggih OpenAI. Model kedua, Janus-Pro-7B, dapat menghasilkan gambar dari teks, mirip dengan DALL-E 3 dari OpenAI. Keberhasilan DeepSeek ini diharapkan oleh banyak peneliti di China, mengingat ambisi pemerintah untuk menjadi pemimpin global dalam kecerdasan buatan (AI) pada tahun 2030.
Pemerintah China telah berinvestasi besar-besaran dalam pengembangan AI dan pendidikan, dengan banyak universitas yang menawarkan program khusus di bidang ini. Hal ini membantu perusahaan seperti DeepSeek dalam menarik talenta dan pendanaan. Meskipun ada peningkatan jumlah kursus AI di universitas, masih ada kekhawatiran tentang kualitas lulusan yang dihasilkan. Beberapa perusahaan AI di China mengeluhkan bahwa lulusan dari program-program tersebut tidak memenuhi harapan mereka, sehingga mereka mulai menjalin kemitraan dengan universitas untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Analisis Ahli
Yunji Chen
Kemunculan perusahaan seperti DeepSeek sangat wajar mengingat ekosistem AI yang sudah matang di Tiongkok.Jacob Feldgoise
Kebijakan nasional Tiongkok dalam AI memperkuat ekosistem perusahaan, namun kualitas lulusan AI masih perlu ditingkatkan.Marina Zhang
Dukungan pemerintah dan program kemitraan antara akademisi dan industri sangat penting dalam pengembangan talenta AI di Tiongkok.
